ggeram kecil, ketika tangan kekar Daff
jadi satu dalam tubuhnya. Sensasi kenikmatan yan
unjukkan respon. Matanya kini membulat saat mend
terdengar, seolah tak percaya d
b Daffa den
ersalah. Bahkan kedua tangannya tetap aktif
ekarang!" tegas Daffa yang kini sudah dik
gannya mulai gemetar. Wajahnya bah
pekik Nada seraya berusa
tu. Dalam sekejap, pria tampan itu menyatukan kedua tangan Nada di
itu. Jangan salahkan aku kalau aku selalu ingin merasakannya set
u sudah gila!" jerit Nada,
tak sebanding dengan tenaga kekar Daffa yang kini sudah mengungkung tubuhnya di atas ranjang. I
rus berteriak, berharap a
g kedap suara milik Daffa itu. Sekarang di sana hanya ada mereka
ukan ini!" isaknya, air mata
satunya menahan kedua tangan gadis itu di atas kepala agar Nada tak bisa terlalu banya
i dekat telinga gadis itu. Suaranya rendah namun me
tu! Mphh!" Nada dibuat terbungkam saat
n lembut. Ada sensasi aneh yang belum dirasakan oleh Nada selama ini. Ada kehangatan yang mengalir
langsung disambut dengan gundukan kenyal yang besar dan begitu menantang. Puncak dada
kamu juga akan menikmatinya," bisik Daffa sambil melepaskan pagutan di bibi
dan nikmat dengan rasa strawberry. Disesapnya bibir gadis itu,
da kembali m
Daffa beradu dengan rasa mint yang sangat maskulin. Apalagi saat menatap wa
u tampak sayu, dan seakan nyaris terpejam. Kedua lengannya bahkan refleks mengalun
dan dimainkannya puting payudara gadis itu dengan teramat gemas. Ia melepaskan
uk menciptakan tanda kemerahan. Disesapnya leher Nada dengan kuat
a menggigit bibir
itu, sungguh semakin membangkitkan hasrat dalam tubuhnya. Daffa merasakan suhu tub
affa menggeram dan dengan cepat melepaskan kaos yang seja
karena tubuh bagian atasnya
ada dengan buas dan agresif, sementara tangannya terus aktif meremas kedua dada Nada yang super besar dan bahkan tak
a
sapnya dengan kuat hingga air susu keluar dari sumbernya. Tanpa membuang waktu, Daffa segera
panas dingin, merasakan sensasi aneh antara nikmat dan geli saat
but Daffa dan tanpa sadar itu justru membuat
in dengan kedua dada Nada yang penuh dengan air susu, kini wajah Daf
r. Tangan Daffa dengan cepat meraih celana jeans Nada dan bersiap m
an kesana!"
a sudah pasti sangat enak. Ahh, aku jadi membayangkan bagaimana rasanya kalau milikku dijepit
berkata dengan cepat dan hendak menarik tubuh dari bawah Daffa,
an memaksa kamu," ujar Daffa, tapi tampak
pi
?" sahut
Nada dan berguling memutar tubuh gadis itu. Nada nyaris berte
rtahan, karena ia sudah
da
egang milik Daffa. Nada bahkan merasakan ada sesuatu yang menge
sah kecil dan segera menangkup payudara Nada yang meng
api ini s
i?" bisik Nada kecil, saat Daffa me
ggerakkan batang kerasnya tepat pada bend