img Pemuas Nafsu Tuan Muda 21+  /  Bab 2 Susui Dia | 5.26%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Susui Dia

Jumlah Kata:1079    |    Dirilis Pada: 17/03/2025

a Nada membuka mata, dan gadis itu terbangun dengan perasaan

mencoba mengumpulkan keberanian untuk

ng asing. Cahaya redup dari jendela yang tertutup tirai tebal membuat ruangan te

nita itu ketus, tanpa memperkenalkan diri

Nada dengan mata m

jelas aku ada di sini untuk men

tak tahu bagaimana dia bisa sampai di sini. Tapi yang dia ingat hanyalah b

akhirnya, suaranya mengandung

andangnya dengan tatapan di

ang dikenakan Nada, yang basah di bagian da

wanita itu sambil melemparkan se

ng menyingkirkan sehelai pakaian yang mendarat di

an? Aku nggak mau," jawabnya, ber

ndalam di hatinya. Siapa wani

ngan Nada tinggi. "Sebentar lagi Tuan He

dia tidak punya pilihan. Dengan tangan gemetar, dia pun mengambil pakaian yan

gkan dirinya, berharap bisa mencari ja

jut saat ia menatap pantulan

mana

ada rendah. Mini dress tanpa lengan itu hanya punya panjang sampai setengah paha Nada. Belahan p

benar-benar menampilkan keseksian tubuh Nada yang memang

i. Bahkan ia juga tak diberikan bra oleh wanita paruh baya tadi. Hanya diberikan mini dress itu dan sebuah g string. Untuk

aku keluar dengan pakaian setengah

Tok

gambil keputusan, tiba-tiba sudah terdengar sua

tu untuk menunggumu berlama-lama di kamar mandi," kata wanita d

katakan oleh wanita. Dengan jari-jarinya, Nada menyisir rambutnya yang tampak ber

kl

a-apa lagi, wanita paruh baya itu lang

ngis kesakitan saat pergelangan tanganny

ah terlalu lama berada di kamar mandi. Sekarang

irnya hanya menurut saja saat ia ditar

dang berdiri seorang pria paruh baya berusia sekitar 60 tah

cepat-cepat menutup tonjolan dada besarnya

karena berpenampilan seperti gadis mal

dak punya waktu untuk menjawab perta

tua itu pada si wa

dra," angguk I

arakan semuanya di sana!" perintah pria

k, T

a keluar dari kamar. Sedangkan Ira cepat-cepa

mewah itu, hingga akhirnya mereka tiba di sebuah

lain. Tak butuh waktu lama, akhirnya lift pun berhenti di lantai yang menuju ke sebuah k

m kamar tersebut. Begitu ia membuka pintu, tampaklah seorang pria berus

infus. Wajahnya sangat tampan dan berk

affa," ujar Tuan Hendra tiba-tiba sa

tiba karena gangguan di paru-parunya. Tapi penyakitnya ini tidak bisa diobati dengan peralatan medis. Saya sudah berusaha m

dikit pun. Ia bahkan terus menunduk dan ta

membuat Nada mengangkat wajahnya karena k

" Nada meng

ra saya. Nanti saya akan beri

arus saya lakukan?" t

am, lalu menatap pada Ira dan juga k

ama ini dia hanya bisa ditolong

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY