ua ini terul
ahl
celah kecil menyalurkan cahaya dalam ruangan ke bagian lorong ma
yang sedang menjalin hubungan panas. Keduanya adalah tunangannya, s
e bawah sesaat. Lalu kembali ke semula. Seolah
likku ... ugh!" Suara rendah lembab dan lengket, keluar dari mulut
ria bersikap lembut. Namun bukannya melembut, pria itu ju
elan-pel
Lantas membuka pintu hingga terbuka lebar. Gaun hitamnya berkibar m
refleks menyembunyikan gadisnya. Dia tidak berharap Zhou
ia berhenti sesampainya ke tepian ranjang. Hid
tuju pada Liang Xiao, "Sangat mengagumkan bahwa lubangm
naan tersebut, "Jaga mulutmu! Be
u kembali pada Liang Xiao. "Kamu sudah merebut tunangan pertamaku, dan sekarang
erah. Siapapun yang melihatnya akan berb
ini tidak akan tahan denganmu. Jika bukan karena kami teman ber
t pusing karena
ya setelah semua ini. Mungkinkah dia monster? Atau mesin? At
a tunangan. Dan perebutnya adalah sahabat baiknya, Liang Xiao. Selain sahab
perempuan yang dia beri segalanya.
ak
kh
ipis Xiao Xiao segera memerah dan gadis itu mulai menangis. Zhou Zui Yu menatap tela
menampar Xiao Xiao untuk pertama kalinya karena Cai Cai bilang dia harus men
usan. Pria itu sontak dikuasai amarah, "Bajingan, beraninya kamu memukul
Jing berubah kaku akibat
ci keturunanny
. Berjalan seorang diri menelusuri lorong mansion, untuk sejenak
embali berjalan meninggalkan mansion megah itu, pergi ber
sana menandakan akan turun hujan. "Tolong bawa ini,
lu berterima kasih dengan wajah kosong. Melanjutkan langk
enti di salah satu makam, bertuliskan Yu
getar oleh kesedihan. Tetapi mata caramelnya sangat dingin ta
ai pipi kemerahan Zhou Zui Yu. Gadis itu lantas menutup mat
, jemarinya membelai foto sang ibu. Ada kerinduan yang tertahan, tersembunyi dalam tanpa b
rediksi paman sopir benar. Hujan
ngi diri dari hujaman derasnya tetesan air langit. Ia sibuk ber
tanpa pengawalan Yu Qing sebagai ibu. Dan selama itu pula, dia hidup seperti tikus mat
ya Yu Qing tidak bersikeras melahirkannya, mungki
embawa sial, monster yang membunuh ibunya sendiri,
knya boneka yang dikendalikan. Hingga, terpaksa membunuh perasa
engasingkan diri, dan berusaha menyamarkan kehadirannya semaksimal mung
ngin, dia tidak menggigil sama sekali. Ia suka hujan dan malam, karena
Yu Qing. Baru kemudian kembali ke kediaman Zhou. Ia pikir dia
ya berjalan menuruni setiap undakan seraya memeluk seorang gadis muda familier. "Se
Tampak luarnya memang begitu, tetapi dalamnya berbeda. Karena Zhou Lu lebih m
h, s
ak
etika menoleh ke samping aki
adalah hal biasa. Bahkan sudut bibirnya robek, Zui Yu kembali berdiri tegak
nca
ak
antai dingin. Bahu kecilnya bergetar, sakit. Bibirnya mengeluarkan banyak
n!" Sentak Zhou Lu, berusaha
gi. Itu memang salahku ... aku datang kemari karena ingin meminta maaf kepada kakak. Aku bersalah, tetapi aku dan Jin
Zui Yu yang terduduk di atas lantai, "Jika Zhang Jing berselingkuh, itu karena salahmu sendiri!
t bahu bergetar Xiao Xiao. Bersikap seperti seorang ay
pun. Karena statusnya di m
ki lidahnya. Ah, ini darahnya. Bibirnya tadi r
an tangisan. Kedua tangannya bergetar saat melihat separuh
am, berbisik lemah, "Tida
atau bahkan mati, itu tidak akan berpengaruh pada Zhou Lu, Zhou Fan, dan ma