. Disertai suara tangisan seseorang. Gadis itu membuka kelopak mata
ing. Lalu mendapati Cai Cai berjalan keluar ruangan sembari men
rta kelelahan kentara. Pria itu berjalan mendekat, menatap sengit pa
panjang lentiknya. Bibir pucatnya bergerak k
ngan kata maaf seluruh waktuku bisa kembali? Hah ... " sambungnya
pulih total, dia bahkan merasa haus sekarang. Namun kewar
tu, kamu harus datang. Terlepas dari kondisimu, d
k menggeleng. Seperti boneka mati, terkapar di atas ranja
a muda itu mencengkeram wajah adiknya tanpa ampun, mendesis tajam
annya ter
ya sa
r-benar berada di titik terlemah. Sedikit tekanan bisa mem
uk. Mau tak mau bersuara t
Zhou Zui Yu terhempas ke sam
harga. Jadilah gadis penurut," tukasnya sambil
Zhou Zui Yu s
ong. Segala sesuatunya terasa hampa. Namun juga terasa be
ng
a haru
nerima takdir ini? Apakah
a tampaknya kematiannya akan membawa kebahagiaan bagi semua orang. D
annya tidak memiliki hal bahagia
p kali dia bangun dari tidurnya, dia selalu terbayang oleh tatapan
ncintainya dari awal hingga akhir. Tapi, nahas takdir juga me
i terlalu menyesakkan dan mengerikan, seberapa hebat dia bertahan
rkan air matanya. Tangisannya bukan disebabkan
un fisik. Zhou Zui Yu sungguh tersiksa oleh semua hal. Hidup
n dewasa itu terkejut, lantas berlari bahagia ke ranjang rumah sakit, "Nona! Anda ... an
oleh sesuatu yang hangat dan lembab. Hanya Cai Cai, hanya Cai Cai se
gan berkat kehadiran Cai Cai. I
ya. Mengangkat kedua lengan kurusnya, dia berkata gembira, "Saya
sampai terluka, dia akan semakin menyalahkan dirinya sendiri. Seandainya
. Ia lantas tersenyum cerah, "Jangan merasa terbebani hanya karena saya terluka. Sebagai s
udut bibirnya sedikit. Memunculka
g memeluk leher Zui Yu semakin erat, "Nona sangat cantik saa
k bahu Cai Cai. Ada semburat kemerahan karena
bih berwarna dan cerah berkat kehadiran Cai Cai. Mereka b
ama hati riang gembira, mempersiapkan segalanya dengan teliti. Tetapi suasana bagu
amu sudah
bersikap antusias, "Bagaimana kondisi kakak? Sudah merasa lebih baik? Aku terkejut
is caramelnya terkonsentrasi pada seorang pria berusia 27
ya, sekaligus satu-satunya sosok yang pernah Z
iki permusuhan atau kebencian. Itulah Cheng Ying. Sosoknya tinggi kokoh, dengan selalu mem
as dari posisi rendahnya. "Salahkan Nona Liang yang diam-diam berselingkuh dengan Tuan Muda Zh