img Suami Magnetis  /  Bab 8 Malam Ini Kamu Harus Tidur di Sini | 7.48%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Malam Ini Kamu Harus Tidur di Sini

Jumlah Kata:1143    |    Dirilis Pada: 18/10/2024

ri tubuh ini. Malu karena sudah bertindak sembrono pada atasanku, t

ma perbaiki dulu riasan wajah. Setelah itu, aku balik badan, mengangkat rambutku yang terurai panjang. Untung saja pa

h mema

las karena kemeja putih yang aku kenakan basah akibat

*

ah seperti artis yang

ragukan, tapi apa dia perlu melakukannya sekar

i berbentuk ember dengan bagian atasnya datar, biasa disebut sebagai bucket

Malik beranjak dari kursinya menuju tempatku. Dia

nyembunyikan wajah yang bengkak akibat menangis seharian

erlihat cantik." Pa

g terlihat cantik setelah menangis seharian. Bapak

dia bawa dari kamar, warnanya lebih gelap dari yang ak

*

membereskan peralatan makan la

, Pak?"

adi malam ini dia menyuruhku untuk menebus

unit samping, kapan say

ap h

p malam saya harus memasak untuk Ba

ofa!" Dia me

Jangan laku

alik dengan sembrono di ruangan CEO. Jangan-jangan dia t

ndah sana!" Pak Malik menu

ekat, menaruh

f karena tadi siang

kamu lakukan?" Wajah

encium Anda

lebih baik tiduran saja." Pak

akukan ini, Pak." Ak

ntuk menghentikan perkataan Anda karena saya pikir Bapak akan me

embuskan napasn

hun. Namun sepertinya kamu melihatku sebagai bos galak ya

celananya. "Saya cuma mau mengompres mata kam

lagi pada beliau

k." Diri

egasan kalau saya adalah bos yang galak.

n beg

ku kira Pak Bos akan menodaiku, dan jika aku menolak

rintah Pak Bo

buka kacamata

dia meletakkan mentimun yang sudah diiris tipis di kelopak mataku. Setelah i

gin,

juga akan terasa lebih segar, kulit tetap terjaga kekencangannya dan pori-pori akan ter

yang benar dong. Masa pori-pori waj

berkata dengan manis ke mereka?" Aku melihat wajah Pak Malik yang teduh

a merapatkan wajahnya padaku, jara

a sa

ia kembali menutup mataku menggu

langsung dari sumbernya, perempuan y

ia

entar. "Nona Ro

lu bilang 'jangan pura-pura

es mulai dari dahi dengan gerakan kiri ke kanan, kemudian

anya kalau berbicara dengan perempuan, kosa

ng mana?" Masih ta

ona Rosiana bentuknya seperti kuaci, sep

" tanya

kritik dia karen

ya itu respons ya

mat yang menyakitkan bagi perempuan, saya ulangi lagi, Pak

n memegang garpu dan pisau. Beberapa kali pisau yang digunakan jatuh di

sal jangan membahayakan orang lain. Saat berada di lantai dansa, dia

nya meraih gelas yang berisi anggur merah dan menumpahkan c

bih lagi di area sensitif seperti bagian dada, namun tidak seharusnya dia

cara frontal, padahal kami baru pertama bertemu. Lebih kesal lagi karena dia minta ganti paka

anita lain, namun tanpa bertanya pada beliau lebih d

hanku. "Maaf Pak. Saya tidak tahu kalau gaun itu milik o

alik mengangkat mentimun di kelopak mataku

sini," ucap lelaki itu yang mem

*

img

Konten

Bab 1 Kencan Buta Bab 2 Menemui Calon Pasangan Bab 3 Devil Cake Weloveu Bab 4 Identitas Suamiku Bab 5 Lima Persen Bab 6 Maniak Bab 7 Jangan Menggunakan Warna Merah di Balik Kemeja Putih Bab 8 Malam Ini Kamu Harus Tidur di Sini Bab 9 Selamat Pagi Bab 10 Perjanjian Perkawinan Bab 11 Antre Dong!
Bab 12 Mulut Kedua
Bab 13 Gagal Tak Jumpa
Bab 14 Butik Pengantin
Bab 15 Pria yang Luar Biasa
Bab 16 Jangan Marah, Alba!
Bab 17 Aku Bersedia
Bab 18 Ikrar Suci
Bab 19 Mama
Bab 20 Awalnya Marah Akhirnya Bersulang
Bab 21 Istriku Kelelahan
Bab 22 Gigitan Cinta
Bab 23 Pesan dari Ibu Mertua
Bab 24 Iklan yang Menggemparkan
Bab 25 Drama Panggilan
Bab 26 Kamu Mengajakku Minum
Bab 27 Kantor CEO jadi Toko Bunga
Bab 28 Drama Ibu Mertua
Bab 29 Tanda Tanya Tak Terjawab
Bab 30 Pesta di Puncak
Bab 31 Jangan Dilepas
Bab 32 Ada Apa dengan Bapak
Bab 33 Detektif Rosiana
Bab 34 Istri Lelaki Kaktus
Bab 35 Americano Manis
Bab 36 Aulia Bigos
Bab 37 Kenapa Kamu Menghindariku
Bab 38 Bola Panas Bergerak Liar
Bab 39 Spesialis Neurologi
Bab 40 Nightwear
Bab 41 Naga Tidur Sudah Bangun
Bab 42 Menghapus Jejak dengan Nanas
Bab 43 Trik Gadis Lugu
Bab 44 Selingkuhan Pak Rasendriya
Bab 45 Drama Belum Rampung
Bab 46 Reuni
Bab 47 Barbeku
Bab 48 Stamina Tambahan
Bab 49 Misteri Putusnya Sandal Alba
Bab 50 It's The Inn You Dream Of
Bab 51 Felicia Oh Felicia
Bab 52 Mirrorpage
Bab 53 Tinggal Bersama Mertua
Bab 54 Serum Sakti
Bab 55 Tamu Tak Diundang
Bab 56 Tangga Darurat Menjadi Saksi
Bab 57 Lomba Angkat Pasangan
Bab 58 Tubuh Suamiku, Hanya Aku yang Boleh Lihat
Bab 59 Tenyata Dia Tidak Ingat
Bab 60 Saat Sedih Kamu Harus Menangis
Bab 61 Sampul Majalah Jadi Masalah
Bab 62 Kaki Domba Menambah Stamina
Bab 63 Macan Kumbang Siap Menyerang
Bab 64 Kamar Berantakan Gara-gara Rasenda
Bab 65 Sayang, Tolong Beri Aku Anak Ya
Bab 66 Tanda di Bawah Tulang Selangka
Bab 67 Cepat atau Lambat, Hari Itu Pasti Datang
Bab 68 Artikel
Bab 69 Sejauh Mana Kamu Mengetahuinya
Bab 70 Jaga Mulut Kalian!
Bab 71 Sidang Internal
Bab 72 Halo Maduku
Bab 73 Tugas Suci Sekretaris Perusahaan
Bab 74 Resign
Bab 75 Alasanku Setia pada Pelisia
Bab 76 Apa Aku Terlihat sedang Bohong
Bab 77 Kadar Kewarasan Rasenda
Bab 78 Laporan Sekretaris Perusahaan
Bab 79 Investor Nyangkut
Bab 80 Apa Kamu Sudah Selesai Datang Bulan
Bab 81 Selesaikan di Mobil atau Hotel
Bab 82 Sisi Gelap Halaman Belakang
Bab 83 Air Dapat Membersihkan Jiwa dan Nyawa
Bab 84 Menentukan Sikap
Bab 85 Peluk Aku Sampai Lemas
Bab 86 Manajer Kutu Loncat
Bab 87 Jantung Medusa
Bab 88 Kamu Sudah Masuk Jebakan
Bab 89 Burung Kenari
Bab 90 Rumah Impian
Bab 91 Family Gathering
Bab 92 Bukan Dasi Biasa
Bab 93 Mandi Air Hangat Berdua
Bab 94 Berbadan Dua
Bab 95 Risiko Jadi Wanita Hamil
Bab 96 Kemungkinan Semalam Tak Dapat Jatah
Bab 97 Mata Badai
Bab 98 Bad News is Good News
Bab 99 Rapat Dewan Direksi
Bab 100 Titik Terang
img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY