/0/13306/coverbig.jpg?v=6a542bafea1f5fc9c7cbc4596869716b)
"Akram selamat ya atas kelahiran anak kalian. Mama sudah melihat fotonya dan dia cantik sekali mirip seperti mamanya. Akhirnya cucu pertama mama lahir juga." Arumi mengerutkan dahi membaca pesan yang ibu mertuanya itu kirimkan ke nomor sang suami, Akram. Cucu pertama? Kelahiran anak? Apa maksudnya? Sedangkan cucu pertama Elina jelas-jelas Ayumi, anak pertamanya dan Akram.
"Akram selamat ya atas kelahiran anak kalian. Mama sudah melihat fotonya dan dia cantik sekali mirip seperti mamanya. Akhirnya cucu pertama mama lahir juga."
Arumi mengerutkan dahi membaca pesan yang ibu mertuanya itu kirimkan ke nomor sang suami, Akram. Cucu pertama? Kelahiran anak? Apa maksudnya. Sedangkan cucu pertama Elina jelas-jelas Ayumi, anak pertamanya dan Akram.
"Apa maksud pesan yang mama kirimkan? Apa mas Akram diam-diam punya anak dari perempuan lain? Tapi selama ini tingkah mas Akram terlihat biasa-biasa saja dan sama sekali nggak mencurigakan. Sikap mas Akram juga begitu manis kepada aku. Bahkan dia sangat perhatian kepada aku. Apa dia sengaja memperlakukan aku seperti itu untuk menutupi kebusukannya," Arumi membatin dalam hatinya.
"Aku harus mencari tahu."
"Arumi kamu ngapain pegang-pegang hp mas?" nada suara Akram terdengar seperti orang marah dan merampas ponselnya yang ada di tangan Arumi dengan kasar.
"Itu mas, tadi hp kamu bunyi. Mau aku berikan ke kamu tapi kamunya lagi di kamar mandi," alibi Arumi.
"Padahal aku cumah pegang ponselnya tapi kenapa nada suara mas Akram seperti nggak suka begitu ya. Aku jadi semakin yakin ada yang mas Akram sembunyikan dari aku selama ini."
"Kenapa mas? Kamu marah yah aku pegang-pegang ponsel kamu?" Arumi pura-pura memasang wajah bersedih.
"Nggak kok sayang. Mas nggak marah. Lagi pula buat apasih kamu mainin ponsel mas? Kamu kan buta dan nggak bisa melihat. Mana bisa kamu mainan ponsel."
"Kamu nggak tahu aja kalau aku sudah bisa melihat kembali mas dan aku akan memanfaatkan situasi ini untuk mencari tahu apa yang kamu sembunyikan di belakang aku selama ini."
"Sayang, setelah ini apa mas boleh keluar?"
"Memangnya kamu mau kemana mas?"
"Mau ke rumah sakit lah," jawab Akram keceplosan.
"Rumah sakit? Kamu ngapain mau ke rumah sakit? Memangnya siapa yang sakit?" Arumi langsung menyerbu Akram dengan beberapa pertanyaan.
"Sial, aku pakai acara keceplosan lagi," Akram merutuki dirinya sendiri dalam hatinya.
"Ehm.. itu.. anu.."
"Itu apa mas? Siapa yang sakit?"
"Istri sahabat mas baru saja melahirkan. Anaknya perempuan. Anaknya lucu banget sayang. Rencananya mas mau datang ke sana menjenguk istri sahabat mas," ucap Akram dibumbui dengan kebohongan tentunya.
"Kalau begitu aku ikut ya mas."
"Kamu di rumah aja. Kalau kamu ikut terus Ayumi bagaimana?"
"Kan ada bi Inah mas. Jadi Ayumi nggak sendiri. Lagi pula kamu kan punya istri mas, masa perginya sendiri."
Akram mendengus kesal mendengar jawaban Arumi.
"Yasudah kamu boleh ikut."
"Makasih ya mas. Aku mau ganti baju dulu sebentar."
"Mas tunggu di luar."
Arumi menganggukan kepala.
Akram berlalu keluar kamar.
****
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsallam," semua menatap ke arah pintu ruangan yang memperlihatkan Akram datang sambil mendorong kursi roda Arumi.
Raut wajah Elina langsung berubah menjadi tidak suka begitu melihat Arumi juga ikut bersama Akram. Cepat-cepat ia berjalan mendekati Akram dan menarik pergelangan tangan Akram sedikit menjauh dari Arumi.
"Mama kan sudah bilang kalau kamu mau datang, datang aja sendiri. Ngapain ngajak sih buta dan cumah tamatan SD itu?" bisik Elina. Supaya Arumi tidak akan mendengar, padahal Arumi mendengar apa yang Elina katakan barusan.
"Sebenarnya Akram juga nggak mau ma. Tapi dia maksa. Kalau Akram nggak menuruti kemauan dia, nanti dia curiga," Akram balas berbisik.
"Ternyata begini kelakuan kamu di belakang aku mas," Arumi tersenyum miring. Dia jadi semakin yakin Akram tidak sebaik apa yang ia pikirkan selama ini.
"Mas Akram, di mana istri sahabat kamu mas? Aku ingin memberikan ini," Arumi menunjukkan parcel buah-buahan yang ia pegang.
Akram memutar kedua bola matanya dan melangkah mendekati Arumi. Mendorong kursi roda wanita itu mendekati ranjang rumah sakit yang saat ini ditempati oleh Syafa.
"Maaf ya, cumah ini yang bisa aku berikan untuk kamu. Aku harap kamu mau menerimanya. Aku juga ingin mengucapkan selamat atas kelahiran anak kalian," Arumi memberikan parcel buah-buahan itu pada Syafa yang langsung diterima oleh Syafa.
"Makasih banyak ya kamu sudah mau datang jengukin aku. Jadi ini istri kamu Akram? Kok bisa laki-laki setampan kamu suka sama perempuan buta yang pastinya nggak bisa apa-apa dan hanya menjadi beban?"
"Wah, iya juga ya. Secara nggak langsung berarti aku hebat dong. Cumah perempuan buta dan nggak bisa apa-apa tapi dapat suami setampan mas Akram. Itu tetangga aku nggak buta dan rupanya cantik dapat suami orang. Kasihan, cantik-cantik tapi sukanya sama suami orang."
Syafa langsung terdiam. Kenapa dia jadi tersindir mendengar perkataan Arumi barusan.
"Kamu tahu nggak apa alasan suami selingkuh dari istrinya? Itu karena istrinya punya kekurangan. Coba kalau istrinya sempurna, pasti suaminya nggak akan mencari perempuan lain karena buat apa? Orang istrinya sudah luar biasa. Dia cari perempuan lain untuk mendapatkan apa yang dia mau yang nggak bisa diberikan sama istrinya," sahut Mia, kakak perempuan Akram.
"Nggak juga ah. Mbak Mia cantik, lulusan sarjana, pintar, nggak buta, tapi kok suaminya main belakang sama perempuan lain? Berarti kekurangan istri bukan alasan yang membuat suami selingkuh. Tapi kurangnya rasa bersyukur dan maruk. Sudah diberi istri yang setia, tulus, baik tapi malah disia-siakan demi pelakor. Itulah namanya laki-laki nggak tahu diri."
"Jaga ucapan kamu ya. Mas Adit nggak seperti yang kamu bilang," seru Mia tidak terima dengan nada sedikit membentak.
"Mbak Mia gimana sih, katanya lulusan sarjana dan cerdas. Tapi kok mau aja dibodohi suami sendiri?"
"Kenapa bawa-bawa lulusan terus? Kamu iri ya karena kedua anak saya lulusan sarjana. Sedangkan kamu, cumah lulusan SD. Saya tau kamu sengaja memanas-manasi Mia supaya hubungan Adit dan Mia menjadi berantakan. Adit itu cinta mati sama anak saya. Jadi mana mungkin dia selingkuh," sambar Elina.
"Sudah-sudah. Kamu juga Arumi, bisa nggak sih sehari aja kamu jangan membuat keributan. Mas perhatikan sikap kamu semakin hari semakin kurang ajar sama mama dan mbak Mia. Seperti nggak punya sopan santun sama yang lebih tua," Akram menengahi perdebatan ketiganya.
"Mas sampai malu melihat kelakuan kamu yang begini. Nanti orang-orang pada mikir suaminya nggak bisa mengajari istrinya sopan santun kepada yang lebih tua. Padahal kamunya aja yang susah dibilangin."
"Aku akan bersikap sopan tapi sama orang yang berkelakuan sopan pula mas. Bukan suka merendahkan apalagi suka nyinyir kepada orang lain. Semakin didiamkan semakin semena-mena pula mereka. Aku bukan jalan raya yang hanya diam saja ketika diinjak-injak. Aku manusia."
"Sebaiknya kita pulang sekarang."
"Itu lebih baik. Aku juga malas lama-lama di sini."
Diselingkuhi? Shanum tetap mempertahankan rumah tangganya. Demi anak di kandungannya yang sebentar lagi lahir ke dunia. Meskipun sang suami, Dewa Pradipta secara terang-terangan selingkuh di depan matanya. Shanum tidak ingin buah hatinya terlahir ke dunia tanpa seorang ayah. Berbagai macam cara dilakukan Lidya untuk mendapatkan Dewa, merusak rumah tangga Shanum dan Dewa dengan cara memfitnah Shanum tidur dengan laki-laki lain yang membuat Dewa sangat membenci Shanum dan menganggap anak di kandungan Shanum anak laki-laki lain dan bukan darah dagingnya. Lebih parahnya lagi Dewa menjatuhkan talak kepada Shanum tepat di hari kelahiran anak pertama mereka.
Nadira begitu membenci Arumi dan memutuskan untuk menjebak Saga, kakaknya tidur bersama wanita lain yang notabennya adalah sekretaris Saga di kantor untuk membuat rumah tangga Saga dan Arumi hancur. Tidak dapat dihindari benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Saga yang memutuskan menjalin hubungan diam-diam bersama sekretarisnya dan berpaling dari Arumi. Sikap Saga mulai berubah menjadi dingin dan ketus kepada Arumi membuat Arumi heran. Seiring berjalannya waktu Arumi menemukan jawaban apa yang telah membuat suaminya itu berubah.
Perselingkuhan Mika dan Adnan di belakang Maya selama ini menjadi satu alasan yang membuat Adnan memutuskan untuk menitipkan anak hasil perselingkuhan mereka ke panti asuhan karena tidak ingin hubungan rumah tangganya dan Maya menjadi hancur. Namun bagaimana jadinya bila anak tersebut justru diadopsi oleh tetangga mereka sendiri dan dari situlah perselingkuhan Adnan mulai diketahui oleh Maya?
Perselingkuhan Mika dan Adnan di belakang Maya selama ini menjadi satu alasan yang membuat Adnan memutuskan untuk menitipkan anak hasil perselingkuhan mereka ke panti asuhan karena tidak ingin hubungan rumah tangganya dan Maya menjadi hancur. Namun bagaimana jadinya bila anak tersebut justru diadopsi oleh tetangga mereka sendiri dan dari situlah perselingkuhan Adnan mulai diketahui oleh Maya?
Nela merasa sangat beruntung karena mempunyai suami yang romantis dan super perhatian seperti Bima. Namun kenapa semakin hari sikap Bima mulai berubah? Bima yang dulunya selalu memprioritaskan dirinya dan sangat perhatian kepada Nela berubah seratus delapan puluh derajat menjadi tidak peduli kepadanya. Sampai pada akhirnya Nela mengetahui bahwa penyebab Bima berubah karena diam-diam menjalin hubungan dengan wanita lain yang tak lain adalah sahabat baiknya sendiri, Seyla.
Seumur hidup Alard tidak pernah merasakan yang namanya jatuh cinta bahkan terkesan muak kepada gadis-gadis yang selama ini selalu mengejarnya. Bahkan sampai ada yang menawarkan tubuhnya demi mendapatkan hatinya. Tergiur? Tentu saja tidak. Alard tahu mereka tidak benar-benar tulus mencintainya. Melainkan hanya menginginkan harta dan kekayaan yang ia miliki semata. Sampai pada akhirnya tuhan mempertemukan dirinya dengan Liana, satu-satunya perempuan yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Alard begitu mencintai Liana. Apa pun akan ia berikan demi Liana. Namun Alard harus mengalami patah hati setelah mengetahui bahwa Liana sudah memiliki kekasih Nichole dan akan melangsungkan pernikahan. Tepat di hari pernikahannya, Nichol kekasih Liana dengan tidak tau malunya mengakui bahwa dirinya sudah menghamili perempuan lain di hadapan keluarga Liana. Kedua orang tua Liana terlihat sangat murka pada saat itu. Bingung dan malu karena semua tamu undangan sudah berdatangan dan acara pun tidak mungkin dibatalkan. Alard yang begitu terobsesi dengan Liana memberanikan diri untuk menggantikan posisi Nichol. Kedua orang tua Liana pun tidak dapat menolak karena tidak ingin menanggung malu tetapi Alard sengaja menutupi identitasnya dan menyamar sebagai tukang sayur keliling. Dia tidak ingin membuat Liana jatuh cinta karena harta dan kekayaan yang ia miliki seperti perempuan lainnya. Dia ingin membuat Liana jatuh cinta kepadanya karena benar-benar tulus mencintainya. Meskipun pernikahan ini terjadi awalnya tanpa cinta tapi Alard akan berusaha meluluhkan hati Liana dan membuat Liana jatuh cinta kepadanya. Namun bagaimana bila yang terjadi justru sebaliknya? Liana menghianatinya dan diam-diam menjalin hubungan bersama sepupunya sendiri yang Alard benci selama ini. Belum lagi ibu mertuanya yang selalu memperlakukan dirinya seperti sampah, dicap sebagai menantu tidak berguna, selalu direndahkan dan dipandang sebelah mata hanya karena pekerjaan sehari-harinya sebagai penjual sayur keliling? Membuat Alard muak dan membongkar identitas aslinya.
BERISI ADEGAN HOT++ Seorang duda sekaligus seorang guru, demi menyalurkan hasratnya pak Bowo merayu murid-muridnya yang cantik dan menurutnya menggoda, untuk bisa menjadi budak seksual. Jangan lama-lama lagi. BACA SAMPAI SELESAI!!
Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku. Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?
Sebuah cerita yang berkisah keluarga yang terpisah karena perceraian yang menyisakan duka buat anaknya karena tidak mengerti dengan kondisi orang tuanya. Hingga suatu saat terjadilah malam jahanam yang tidak disengaja dan tidak direncanakan. Aku tidak menyangka kalau semuanya ini bakal terjadi. Aku memang sering mengkhayalkannya. Tapi tidak pernah merencanakannya. Dan begitulah, kehidupanku jadi banyak liku - likunya. Liku - liku yang indah mau pun yang jahanam. Tapi aku harus mengakuinya, bahwa semua itu jahanam tapi indah… indah sekali.
Novel ini berisi kumpulan beberapa kisah dewasa terdiri dari berbagai pengalaman percintaan panas dari beberapa tokoh dan karakter yang memiliki latar belakang keluarga dan lingkungan rumah, tempat kerja, profesi yang berbeda-beda serta berbagai kejadian yang diaalami oleh masing-masing tokoh utama dimana para tokoh utama tersebut memiliki pengalaman bercinta dan bergaul dengan cara yang unik dan berbeda satu sama lainnya. Suka dan duka dari tokoh-tokoh yang ada dalam cerita ini baik yang protagonis maupun antagonis diharapkan mampu menghibur para pembaca sekalian. Semua cerita dewasa yang ada pada novel kumpulan kisah dewasa ini sangat menarik untuk disimak dan diikuti jalan ceritanya sehingga menambah wawasan kehidupan percintaan diantara insan pecinta dan mungkin saja bisa diambil manfaatnya agar para pembaca bisa mengambil hikmah dari setiap kisah yan ada di dalam novel ini. Selamat membaca dan selamat menikmati!
Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat. Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari. Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.
Rumornya, Laskar menikah dengan wanita tidak menarik yang tidak memiliki latar belakang apa pun. Selama tiga tahun mereka bersama, dia tetap bersikap dingin dan menjauhi Bella, yang bertahan dalam diam. Cintanya pada Laskar memaksanya untuk mengorbankan harga diri dan mimpinya. Ketika cinta sejati Laskar muncul kembali, Bella menyadari bahwa pernikahan mereka sejak awal hanyalah tipuan, sebuah taktik untuk menyelamatkan nyawa wanita lain. Dia menandatangani surat perjanjian perceraian dan pergi. Tiga tahun kemudian, Bella kembali sebagai ahli bedah dan maestro piano. Merasa menyesal, Laskar mengejarnya di tengah hujan dan memeluknya dengan erat. "Kamu milikku, Bella."