endiri, melainkan tentang nasib Ibu dan juga adiknya, kepergian sang Ayah 5 tahun yang lalu karena kecelakaan membuat gadis itu harus berjuang untuk Ibu dan
i kebutuhan sehari harinya, terkadang juga Liana ha
??" Pinta Lyana berharap akan ada
pun kembali ke rumahnya dengan membawa s
," ucap Lyana m
u dan juga Adik Liana yang
?" Tanya Adik Lyan
nan buat kamu sama ibu," ucap Lyana samb
p Rika dengan tersenyum bahagia saat
nan itu kemeja makan dan mengh
ah makanan. Ayo kita makan B
" jawab Ibu den
makan dengan sangat lahap. Tiada kebahagian ters
apa belum Nak??" Tanya Ibu
u. Ibu makan saja sama R
g tadi dia beli di toko. Dan itu pun hanya sepotong ro
ga Rika makanan aku sudah ikut
ang menatap ke arah luar jendela. Dia sedang memik
bisa membeli obat buat ibu." ucap
na terbuka dan terlihat Rika yan
idur??" Tanya Rik
?" Tanya kembali Lyana
masuk ke dalam dan
?" Tanya Lyana
mbak. Ini tentang uang SPP di sekolah mba
g pada Rika untuk membayar SPP nya yang sudah menunggak selama tiga bulan. Lyan
u tenang saja ya dek, mbak akan berusaha untuk mencari pinjaman buat
ega. Rika tidak tega saat melihat wajah lelah kakak
enar tidak tega saat melihat mbak harus bingung mencari biaya buat aku mbak. Lagian
berusaha untuk kamu dek, agar kamu bisa sekolah tinggi dan meraih cita cita mu. Jangan seperti mbak,
teman lamanya yang bernama Putri. Dan saat ini Putri sedang bekerja di k
ta. Karena setelah Putri menceritakan tentang pekerjaannya Lyana pun l
harus minta ijin dulu sama I
u udah di ijinin kamu hubungin aku ya. Ini nomer aku." ucap
ibunya bahwa dia akan pergi ke kota dan mendapatkan bayaran yang besar. Lyana ingin mengobati ibunya ke dokter, karena
lam Lyana dengan sema
m Lyana. Ada apa
ekerjaan yang bayarannya lumayan be
k, Alhamdulillah,
rja dimana nak??"
dulu. Dan Lyana akan bekerja di kot, Bu." u
ut saat mendengar penuturan anaknya yang ingin bek
' tanya Lyana me
berarti kau akan meninggalkan kami
ana dengan baik di sana. Bu , Lyana lakukan ini semua karena Lyana ingin Ibu sem
bu Lyana sangat benci dengan keadaannya yang sekarang, dia lumpuh dan tidak bisa melakukan apapun untuk anaknya. Dia hany
berat ini. Terkadang ibu Lyana berfikir untuk segear meninggal karen
arena selalu menyusahkan mu hiks hiks. Kenapa tidak ambil saja nyawan
iban Lyana untuk merawat ibu hiks. Jangan pernah mengatakan untuk pergi Bu, jika ibu pergi. Lyana dan ju
takan oleh Lyana adalah benar. Bahwa L
a ibu tidak ingin terus melihatmu seperti ini, ibu tidak ingin terus
iki semangat untuk berjuang. Ibu dan juga Rika lah penyemangatku, jadi Ibu jangan pern
elukan anaknya. Dia sungguh tidak berguna, kenapa dia
ak seusiamu merasakan semua beban ini. Ya Allah, lancarkan lah segala urusan anakku, mudahkan l
a, Dia lah yang maha memberi Rizki dan juga musibah. Hanya satu yang selalu Lina yak