kan juga dengan mas," deham Sheeree. Tanganny
nya Arvid
Sheeree spontan membuat Arvid berhenti membaca berkas. Matanya b
vid mengernyitkan dah
inta mas. Jika selama 1 bulan itu, aku tetap gagal. Aku sendiri yang akan menandatangani surat perceraian dan bercerai tanpa meminta harta. Aku juga akan bertanggung jawab
n sangat berharap Arvid mau menyetujuinya. Ia tidak me
nya?"tanya Arvid datar. Matanya
gika. Jadi ku rasa mas tidak akan mengabaikan kesepakatan yang saling menguntungk
rvid menganggukka
eeree memastikan arti
Sheeree bisa bernafas lega dan tentu merasa senang mendengarnya. "Saya setuju dengan k
asi apa yang di maksudkan Arvid. Sampai suaminya
ya. Sebagai suami-istri yang saling mencintai,"ucapan
besar suaminya itu. Mereka berdua berakting layaknya saling suami is
akah mereka berdua benar-benar saling
au mas menganggap seperti itu, juga bukan masalah. Setidaknya kesepakatanku di set
apa lagi yang perlu kita bicarakan?" Arvid bertany
i paksakan. Ia tidak bisa membalas cinta Sheeree dan tidak ingin menyakitinya terlalu j
lu kita bicarakan,
seru Arvi
semua keinginanku. Apa pun itu, mas tidak boleh menolaknya sama sekali!" ucap Sheeree tanpa ragu. Ia
h sat
peluk mas," dengan santain
Kalau pun ada, paling tidak benar-benar memeluk atau pun di peluk. Men
," deham Arvid lang
an?" tanya Sheeree
" tukas Arvid tanpa berhenti membaca berkas di tangannya. S
inkan hal biasa saja. Tidak mengarah ke hal yan
s," singk
ggu mas lagi. Aku pergi kuliah dulu," Sheeree
sarapan, ma
bersama Arvid. Padahal mereka berdua tinggal di s
ehem ringan membal
perasaan bahagia. Setidaknya masih ada waktu 1 bulan untuknya berjuang lagi
uh baya yang tadi datang ke kamarny
bi Ana! Takut telat," She
ertahun-tahun di rumah Arvid. Kerjanya pun dari pagi sampai sore hari saj
i buatkan bekal untuk nona?" tawar
k hati kalau menolak tawaran dari bi Ana. Wanita paruh baya itu
bi buatkan bekal!" seru bi Ana yang lang
bi Ana hanya perlu memasukkan beberapa menu sarapan itu ke dalam kotak bekal Sheeree. Tidak lupa pula beberapa p
i ke hadapan Sheeree. Di tangannya mem
liah dulu," Sheeree menerima ko
-hati
n bi Ana. Ia pergi menuju keluar rumah. Di mana mob
ruh baya bergegas menghampiri Sheere
seperti pada saat ia masih duduk di SMA. Keluarganya cukup kaya sehi
a dan tidak lupa berterima kasih pada pak Diky, sopir pr
k Diky menunduk hor
membuka pintu mobilnya dan meletakkan tas beserta
i di jala
bilnya. Pintu mobil kembali tertutup secara otomatis. Sebelum melajukan mobil, tidak lupa Sheeree memasang