Tok..
aruh baya sembari menget
ari dalam kamarnya. Mendengar sahutan dari majikann
uara pint
baru saja membuka pintu kamar. Gadis i
erja. Kata tuan ada yang ingin di bicaraka
ku mau ke dalam dulu, mengambil tas ku
itu mengerti dan bergegas per
ke dalam kamarnya. Raut wajahnya berubah. Tidak terlihat lagi senyuman manis y
ak akan berakhir hari ini," gumam g
lombang. Bulu matanya lentik. Alisnya hitam tipis. Pupil matanya cokelat, hampir senada dengan ra
mayan untuk gadis seusianya. Namun tubuhnya terkesan mungil sebab tidak terlalu tinggi. Apalagi d
tidak mengaguminya. Sheeree menjadi bunga baru di kampusnya, padahal ia baru saja masuk. Banyak laki-
ta para gadis yang menjadi bunga di kampus, memiliki sifat angkuh dan sombong. Berbanding balik dengan sifat
rinya. Ia hanya membalas dengan senyuman dan tidak mempermasalahkan hal itu. Bisa di bilang Sheeree akan bersik
atu hal yang belum di ketahui orang luar adalah kalau Sheeree sudah menikah. Oleh sebab itulah ia menolak para laki-laki yang mengejarnya.
orang tua Sheeree dan kakek suaminya meninggal. Dari awal perjodohan mereka, Sheeree memang sudah men
rak pernikahan itu berlaku selama satu tahun. Sheeree sempat merasa sedih di berikan surat kontrak itu, sebelum akhirnya menyetujuinya. Ia menyetujui dengan harapan
*
marnya. Senyumannya kembali di perlihatkannya. Ia ing
rumahnya. Ia terus menuruni satu-persatu anak tangga, sampai sudah berad
Tok...
ika sudah berada tepat di
balik pintu. Siapa lagi pemilik suara itu
dapat ijin dari suaminya. Ia dapat melihat kalau suam
anku?" tanya Sheeree lembut sembari duduk
rak pernikahan kita berakhir?" tanya sua
" jawab Sheeree terse
memesona dengan kacamata bertengger di matanya. Apal
k harus mengingatkanmu lagi," u
atanya indah dengan warna cokelat muda. Alisnya hitam sedikit tebal. Bibirnya terbilang seksi untuk para laki-laki. Giginya putih bers
annya. Meski tidak jarang juga ada beberapa kasus yang gagal untuk di menangkannya. Namanya dan semua pencapai
itas, tempat Sheeree berkuliah. Dengan kepintaran yang di milikinya, Arvid di kenal sebagai Dekan pintar.
dan luar biasa sepertinya. Sudah tampan, memiliki banyak pencapaian, menjalankan dua profesi sekaligus, kaya dan pint
gap
inya. Sehingga ia masih sendiri di usianya yang ke 25 tahun. Pernah sekali Arvid dekat dengan seorang peremp
a sakit hati tapi memang ia merasa kecewa. Rasa kecewa itu sudah hilang seiring berjalannya waktu. Mes
k bisa. Oleh sebab itulah surat kontrak pernikahan selama satu tahun di berikannya pada Sheer