au membuatku harus bangkit. Padahal aku masih ingin mengistirahatkan
etelah panggilan te
g kurasa di bagian tubuh bawahku agak sedikit
asar kecamatan aja
h teman, Bu ...." ja
n dan Bu Lastri datang mencarimu. Kamu pulang s
- iya," ja
n buru- buru memunguti bajuku yang berse
i hanya melihatku sibuk membenahi diriku la
rumah," kataku sambil buru- buru memasang celana jeansk
an Thakur?" ta
meninggi dan tersirat ketidakrelaanku. Tapi tidak. Aku tidak bol
k. Kini aku m
khawatir ini hanya kita berdua saja yang tau. Aku benar- benar berteri
as Firman masih
parkiran dan mengambil sepeda motorku. Sebelum aku pergi dari sana, aku menat
lagi Delilah yang dulu. Yang
*
langsung menemui Tuan Th
ang rupanya bisa melihat ekspresi kes
erhatian pula untuk Tuan Thakur da
gak sengaja jatuh. Dan ada memar dikit
ja," sela Mbak Lastri di atas kursi rod
- baik aja. Nanti ju
. Dan aku buru- buru menunduk takut. Ya Tuhan,
pa- apa?" tany
engan
tanya sembari mempersilahkan aku du
i pakaian pengantin padaku. Tak lupa sebua
i hari pernikaha
nya ini bukan kebaya. Tetapi gaun pengantin wanita India. Di kotak p
antin India?"
hanya julukan saja
yum seolah tahu ap
Jadi karena Kakeknya Mas Salman memiliki banyak tanah dan juga wajahnya sangat mirip dengan tokoh Tuan Thakur dalam film india itu, jadilah beliau digelari Tuan Thakur. Hingga anak cucunya, bapa
dan masih tak melepask
sudah, nanti saya ak
akan memakai baju apa di perni
eluarga Mas Salman. Ibunya Mas Salman yang memberikannya p
, semua istri pasti akan mendap
emiliki itu. Aku memberikannya
erper
harus aku?" t
ku, menarik tangank
a padamu," katanya
ertanya- tanya tapi nampaknya Mbak Lastri sudah me
*
erada di kecamatan ini. Mewah untu ukuran kami orang desa, karena di pesta ini semua
. Aku yakin saat ini para tamu sedang sibuk berbisik menggunjingku. Istri keempat Tuan Thakur, kini semua orang mengenalku deng
" ucap Hilma yang dat
un agaknya malah yang ter
luan menikah. Sekali lagi selamat ya, sayang ...." uc
mbari melirik Mas Firman untuk m
p Mas Hilman. Tanga
enyam
dah datang
nya. Aku kembali berusaha melepaskan genggaman tangannya, t
ram karena Mas Firman tak ku
sambil mencubit lengan Mas
eninggalkan area pelaminan duluan disusul
s Salman sepeningga
ugup dengan p
ukan," jawa
ak suka barang kepunyaanku diganggu
*
reader beib ... kasih review juga l