n itu berarti aku berhak menyentuhmu seperti layaknya apa yang dilakukan suami istri pada umumnya. Mengupayaka
ahiku membuatku seakan meriang. Benar kata Yenni. Ini hanya untuk mendapatkan pen
sil memberiku seorang putra tak cuma hutang yang lunas. Hidup keluargamu juga akan sejahtera.
yang mau jadi istri kesayanganmu? bat
kirkan selama beberapa h
un meninggalkan ruangan tempat aku bicara dengan Tuan T
ayangan seseorang yang terlihat berlari menjauh ke arah belakan
mengangkat bahuku p
*
enikah dengan Tuan Th
u sama sekali bukan tipeku. Lelaki idamanku adalah seperti sosok Mas Firman, Ketua Karang Taruna
kurasakan saat ini. Tapi sungguh aku tidak ikhlas harus menjalani seluruh hidupku b
kepalaku de
u, Nak. Ibu juga tidak mau kau mengingat ibu s
itu, Ibu tak lagi berusaha membujukku. Rutinitas ibu sebagai as
*
Au
rumah megah ini. Andai Delilah putrinya tak menolak menikah dengan Tuan tanah yang dijuluki Tuan Thakur ini tentulah hidup Lila nanti agar berg
menunggu?" t
rna te
lama, Tuan," jawa
ka kuranglah cocok terlihat sebagai menantu dan mertua. Tetapi sekarang penolakan Lila pun membuatnya merasa tidak enak. Lelaki paling ter
ke sini? Apa Lila sudah memutuska
ebuah amplop coklat be
" tanya T
hutang kami. Tapi ini menunjukkan ketulusan dan niat saya untuk membayar hutang tersebut. Dan saya
an
hkan Lila sebagai penebus hutang .... mohon Tuan a
mengernyitka
sendiri bagaimana? Ap
gu, khawatir pria di d
jalani pernikahan denga
sa, atau
menikah di usia semuda itu. Dia masih punya keinginan kuliah. Tahun lalu dia sudah menganggur 1 tahun ka
r mengangg
nku, aku bisa saja membiayai pendidikanny
maaf,
s. Hanya menggesek ujung lembaran uang itu, dia sudah tahu kalau ua
Ibu mungkin akan kami sita. Jika rumah itu laku untuk dijual kembali jika ada sisanya akan kami kembalikan pada Ibu. Jika
idak,
*
k seseorang memangg
- gedor pintu rumah kayu kami ini. Mem
Bu Lik tetangga teman ibu beke
.!" katanya dengan na
pa?" tany
jaya sebanyak 50 juta, ada CCTV tetangga juga yang menangkap kejadi
i sana, aku melihat Ibu berada di ka
lakukan ini?" t
rik napa
kita pada Tuan Thakur, dan kau pun tak bersedia
ar aja kita hidup mengontrak, Lila nggak usah kuliah n
apa? Paling cuma dihitung tanahnya aja,dan harganya ga akan sampai 75 j
tapnya p
ini. Sekarang Lila harus ngapain, Buuuu?" ratapku bercampur tangis. Tak cuma memikirkan nasib Ib
nak. Lalu beliau
bisa ke rumah Paman di kota A. Kau bisa
us minta tolong padanya, apa bedanya dengan menikah dengan Tuan Thakur? Itu bahkan lebih buruk. Dia bahkan pernah ber
ng pada kedua kakakku itu t
rus membebaskan ibu dari s
nya ada satu orang yang bisa menolongku. Ini berawal
Thaku
*