img Tergoda Pesona Mafia Tampan  /  Bab 4 Memendam Dendam | 5.63%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Memendam Dendam

Jumlah Kata:1049    |    Dirilis Pada: 07/01/2025

las menyinggung perasaan Wulan. Jauh di dalam lubuk hati, Berti sebenarnya memendam dendam pada menantu yang dianggapnya berani pada orang tua. Perlawanan Wu

rinya sendiri," kata Berti dalam hati. "Kali ini aku mengalah dengan pura-pura minta maaf pad

a saat pertama kali melihat wajah Haris, Yaneta tidak bisa mengingkari hati bahwa Haris

a. "Kelihatannya Haris tidak cemas seperti saat Wulan berani menegur Bu Berti. Kali ini Haris terlihat tenang.

aluan. Suami Yaneta itu yakin Davia semangaja memancing emosi Wulan. Kalau sampai Wulan emosi, lal

tidak enak hati dengan Wulan. Wulan selama ini bersikap baik kepada semua orang, termasuk kepada Rian. Tidak pernah ada per

soalan itu benar-benar bisa menimbulkan kekacauan dalam skala besar, Rian barulah akan turun tangan. Sebatas hanya sekad

. Diam, tersiksa. Bicara, dianggap emosian. Mendiamkan Davia berbicara seenak sendiri, Wulan tersiksa hati

pertanyaan Davia. Namun juga merasa menyepelekan Davia kalau tidak menjawab pe

"Kalau keberatan menjawab, tidak apa-apa kok! Aku tidak akan

n pemarah," santai Haris menanggapi. "Tapi tak elok menjawab p

ng, menjadi berang. Semula ceria, menjadi gulita. Benar-benar tak sedap wajah Davia dip

seketika. Jawaban Haris tidak sesuai harapannya. Davia ingin Haris memberikan jawaban ya

n sikap Davia yang tidak suka atas tanggapan Haris. Wulan sampai detik ini masih meyakini ba

. Mas Haris tipe suami yang setia, teguh memegang komitmen dalam ber

ekspresi Haris, Rian, dan Wulan secara bergantian. Ke

a," Gendra mencoba mencairkan suasana.

Davia terlihat kurang senang atas perkataan kakak iparnya tersebut. Inginnya, Gendra ikut merecoki

tiba-tiba. "Pertanyaan Davia bukan

s tidak langsung menjawabnya?"

kujawab bahwa tidak pernah terlintas dalam pikiranku untuk

ok bisa menebak jal

u kan tidak mudah per

Tapi benar, Mas Haris tidak berniat nikah lagi. Setidaknya itu sebuah upaya untuk

nya. Wulan menyadari itu. Wulan juga bisa memastikan kalau Davia ingin menyakiti h

emudian ngamuk, kita sekeluarga yang menanggung malu. Apalagi kalau sampai koki dan anak buahnya tahu, mereka bisa bergunjing di

k sekilas Rian dengan sorot mata tajam. Dia tersinggung atas perk

hatinya oleh kata-kata yang diucapkan Rian. Maksud Rian ingin mengerem sikap Davia

dia tidak memihakku? Mengapa malah mendukung Wulan? Ap

nyata, Davia tidak mempercayai pergunjingan itu. Isu miring sudah menjadi makanan sehari-hari bagi orang-orang yang bekerja di i

Davia, "apa kamu se

*

img

Konten

Bab 1 Melawan Mertua Bab 2 Menentang Ipar Bab 3 Menikah Lagi Bab 4 Memendam Dendam Bab 5 Tuduhan yang Menyakitkan Hati Bab 6 Dalam Bayang-bayang Mafia
Bab 7 Misteri Pengendali WIPA
Bab 8 Misteri Wusa yang Belum Terpecahkan
Bab 9 Pertemuan yang Mencurigakan
Bab 10 Makan Malam yang Mencemaskan
Bab 11 Pesona Suami yang Melunakkan Hati
Bab 12 Diinterogasi Ibu Mertua
Bab 13 Tuduhan yang Tidak Boleh Disanggah
Bab 14 Telepon Misterius dari Orang Tak Dikenal
Bab 15 Identitas Penelepon Misterius
Bab 16 Wulan dalam Bahaya
Bab 17 Tugas Penyelamatan
Bab 18 Haris Menikah Lagi
Bab 19 Tuduhan Selingkuh untuk Wulan
Bab 20 Bukti Tak Terbantahkan
Bab 21 Singkirkan Wulan Secepatnya!
Bab 22 Sama-sama Terbelit Masalah
Bab 23 Terbelit Masalah yang Sama
Bab 24 Tumpukan Kebohongan
Bab 25 Itu Masalah Kecil
Bab 26 Merasa Diawasi
Bab 27 Terharu Dirindukan Istri
Bab 28 Kegalauan Hati Jefri
Bab 29 Ditaklukkan Kelembutan Perempuan
Bab 30 Jati Diri Wulan Sariningtyas
Bab 31 Tuduhan yang Menghakimi
Bab 32 Ajakan Tak Bisa Ditolak
Bab 33 Memasuki Rubanah
Bab 34 Ini Bukan Mimpi
Bab 35 Menyingkap Tabir Masa Lalu
Bab 36 Merindukan Belaian Suami
Bab 37 Tidak Punya Rasa Kasihan
Bab 38 Makin Ditindas
Bab 39 Direcoki Dua Menantu
Bab 40 Bulan Madu Pertama
Bab 41 Menguji Kesetiaan Haris
Bab 42 Bulan Madu Kedua
Bab 43 Menginginkan Anak Angkat
Bab 45 Bulan Madu Lagi
Bab 46 Pasti Memilih Jelisa
Bab 47 Pertemuan Tanpa Sengaja
Bab 48 Rindu yang Terlarang
Bab 49 Mengalami Kemunduran
Bab 50 Mengawal Wulan
Bab 51 Menuntaskan Masalah
Bab 52 Siap Menghadang Lawan
Bab 53 Penjelasan yang Menakutkan
Bab 54 Bahaya Mengancam Jiwa
Bab 55 Menjaga Belahan Jiwa
Bab 56 Pengungkapan Isi Hati
Bab 57 Rasa Rindu Tak tertahankan
Bab 58 Ingin Anak Kedua
Bab 59 Menuruti Keinginan Suami
Bab 60 Keinginan yang Ditolak
Bab 61 Tidak Tega Menceraikan Istri
Bab 62 Merasa Seperti Janda
Bab 63 Menghibur Diri
Bab 64 Bukan Karena Nafsu
Bab 65 Kepergiannya Mencurigakan
Bab 66 Kejadian yang Mencurigakan
Bab 67 Kepanikan Seorang Pembohong
Bab 68 Foto yang Mengguncang Jiwa
Bab 69 Membandingkan Dua Istri
Bab 70 Informasi Sangat Mengejutkan
Bab 71 Sindiran Istri
Bab 72 Fotografer Tersembunyi
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY