img Tergoda Pesona Mafia Tampan  /  Bab 3 Menikah Lagi | 4.23%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Menikah Lagi

Jumlah Kata:1055    |    Dirilis Pada: 07/01/2025

aanmu, aku minta maaf. Aku hanya ingin, di usiaku yang makin tua ini segera mendapatkan cucu

s. "Saya sebagai suami Wulan juga minta maaf kalau kata-kata Wul

kali lagi, selamat atas pengangkatanmu sebagai Kepala Staf Administrasi Layanan Purna Ju

ng. "Aku salut atas prestasimu yang gemilang. Sem

ris. "Aku juga berdoa, bisnis

ian. "Semangat untuk membang

Haris. "Kudoakan karirmu sebag

erawatan salon. "Sungguh hebat, kamu, Har. Muda, tampan, cerdas, dan melejit karir

a bisa saja. Mas Gendra juga hebat kok. Sejak masih laja

ya naksir kamu lho, Mas. Tapi entah kenapa kok malah jadi suami Mas Rian. Eh, iya

-saudaranya, Haris melirik kepada Berti seba

lah tersedia," kata Berti seraya mengaj

s masing-masing. Koki dibooking Haris dari sebuah restoran tenar tidak jauh dari Perumahan Intan Kemukus Residence, Kemanggis

anan ketika bercakap-cakap dengan Davia dan Yaneta. Sesekali Berti menoleh ke kiri, tapi bukan memandang Wulan. Perempuan yang menj

agi Wulan semasa masih kecil, di kampung halamannya. Pada masa kecil, Wulan anak tunggal keluarga Pranadipa Talor – Romlah Siani, tinggal di

avia?" tanya Berti kepad

sa cukup menyantap beberapa tusuk sate kam

ti menunjuk baskom kecil ber

suka soto sapi. Teman saya yang berasal dari kampung su

via," senyum Berti

mbung Yaneta, "saya dan

?" Berti menatap t

sama-sama tidak suka s

enyum. Sama-sama satu pikiran i

saya suka banget sama soto sapi. Dengan berlalunya waktu, rasa suka itu berubah tidak suk

a seperti orang udik. Tapi itu hanya perasaan saya lho, Bu. Kalau orang lain lain mungkin beda. Namanya saja suk

tersenyum. Dia habiskan makana

li ini tidak mau terpancing obrolan kosong yang tidak bermutu. Kalau sampai terpancing emosinya lalu marah-marah, orang lain akan menilai Wulan berperangai buruk. Karakter Selama ini terkesan pen

ertuanya tadi. Tapi mau bagaimana lagi. Menahan diri selama bertahun-tahun atas deraan batin, tidak mudah

uti piring-piring, berbagai perabot, dan hidangan sisa ke dapur

ang uwuh," seru Yaneta ceria. Di

ngambil segelas dawet cendol yang berwarna cokl

nya apa?" tanya Y

h hangat dari deretan gelas berbagai minuman. Dia

ama perusahaan tempatmu bekerja itu lengkapnya apa? Kalau besar, ya, semua orang

pelan. Meresapi kenikmatan paduan gul

kopi kegemarannya. "WIPA termasuk perusahaan ekspor-impor mobil terbesar. Sebenarnya

af lho, Mas," sahut Davia. "Gajinya tentu

hehehe," Haris menanggapi. "Yang penting suda

ng ," lanjut Davia, "apa Mas Haris tid

*

img

Konten

Bab 1 Melawan Mertua Bab 2 Menentang Ipar Bab 3 Menikah Lagi Bab 4 Memendam Dendam Bab 5 Tuduhan yang Menyakitkan Hati Bab 6 Dalam Bayang-bayang Mafia
Bab 7 Misteri Pengendali WIPA
Bab 8 Misteri Wusa yang Belum Terpecahkan
Bab 9 Pertemuan yang Mencurigakan
Bab 10 Makan Malam yang Mencemaskan
Bab 11 Pesona Suami yang Melunakkan Hati
Bab 12 Diinterogasi Ibu Mertua
Bab 13 Tuduhan yang Tidak Boleh Disanggah
Bab 14 Telepon Misterius dari Orang Tak Dikenal
Bab 15 Identitas Penelepon Misterius
Bab 16 Wulan dalam Bahaya
Bab 17 Tugas Penyelamatan
Bab 18 Haris Menikah Lagi
Bab 19 Tuduhan Selingkuh untuk Wulan
Bab 20 Bukti Tak Terbantahkan
Bab 21 Singkirkan Wulan Secepatnya!
Bab 22 Sama-sama Terbelit Masalah
Bab 23 Terbelit Masalah yang Sama
Bab 24 Tumpukan Kebohongan
Bab 25 Itu Masalah Kecil
Bab 26 Merasa Diawasi
Bab 27 Terharu Dirindukan Istri
Bab 28 Kegalauan Hati Jefri
Bab 29 Ditaklukkan Kelembutan Perempuan
Bab 30 Jati Diri Wulan Sariningtyas
Bab 31 Tuduhan yang Menghakimi
Bab 32 Ajakan Tak Bisa Ditolak
Bab 33 Memasuki Rubanah
Bab 34 Ini Bukan Mimpi
Bab 35 Menyingkap Tabir Masa Lalu
Bab 36 Merindukan Belaian Suami
Bab 37 Tidak Punya Rasa Kasihan
Bab 38 Makin Ditindas
Bab 39 Direcoki Dua Menantu
Bab 40 Bulan Madu Pertama
Bab 41 Menguji Kesetiaan Haris
Bab 42 Bulan Madu Kedua
Bab 43 Menginginkan Anak Angkat
Bab 45 Bulan Madu Lagi
Bab 46 Pasti Memilih Jelisa
Bab 47 Pertemuan Tanpa Sengaja
Bab 48 Rindu yang Terlarang
Bab 49 Mengalami Kemunduran
Bab 50 Mengawal Wulan
Bab 51 Menuntaskan Masalah
Bab 52 Siap Menghadang Lawan
Bab 53 Penjelasan yang Menakutkan
Bab 54 Bahaya Mengancam Jiwa
Bab 55 Menjaga Belahan Jiwa
Bab 56 Pengungkapan Isi Hati
Bab 57 Rasa Rindu Tak tertahankan
Bab 58 Ingin Anak Kedua
Bab 59 Menuruti Keinginan Suami
Bab 60 Keinginan yang Ditolak
Bab 61 Tidak Tega Menceraikan Istri
Bab 62 Merasa Seperti Janda
Bab 63 Menghibur Diri
Bab 64 Bukan Karena Nafsu
Bab 65 Kepergiannya Mencurigakan
Bab 66 Kejadian yang Mencurigakan
Bab 67 Kepanikan Seorang Pembohong
Bab 68 Foto yang Mengguncang Jiwa
Bab 69 Membandingkan Dua Istri
Bab 70 Informasi Sangat Mengejutkan
Bab 71 Sindiran Istri
Bab 72 Fotografer Tersembunyi
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY