img Unfortunate?  /  Bab 5 Calon istri katamu | 38.46%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Calon istri katamu

Jumlah Kata:1548    |    Dirilis Pada: 03/03/2024

, ayo masuk!" Ajak

saat melihat pohon-pohon besar di samping kiri villa tumbuh sangat rindang dan terlihat sejuk. Sementara di sisi kan

yang di bawahnya terdapat kolam berbentuk bulat berisi ikan. Sedangkan vil

rena gengsi, gadis itu memasang muka datar saat berjalan memasuki Vil

ri balkon." Pasha berjalan lebih dulu memasuki Villa. Areya terkejut, s

capan orang itu terhenti saat melih

an, namanya Areya, dia calon is

Poby. Untuk menghindari ketegangan yang akan terjadi, pak Poby bertanya, "Seb

Aya?" Tanya Pria itu yang ha

annya, mungkin nanti akan

utuh apapun bisa telepon saya." Pak Pob

aik ke atas." Tanya Pasha saat mengetahu

ilar menjulang tinggi sampai atap. Lalu di samping kiri dan kanan, terdapat jendela tinggi dengan hiasan hordeng yang indah

n warna dinding putih sekelilingnya. Masih banyak lagi barang antik lainnya di situ

di sini jika ... kamu mau." Pasha mulai berbicara

ap di sini. Di dalam kamar itu ada pintu menuju balkon." Jel

kku masuk kamar itu kan?

aknya." Dia tertawa lagi, "Maaf. Aku hanya bercanda. Kita bisa

ar-lebar. Areya menyipitkan mata merasa silau. Setelah beberapa saat, matanya berb

pasha saat mereka berdiri

an saat Pasha menoleh, untuk pertama kalin

dangan indah itu. Geleyar aneh merambat dari perut

ukir di wajah cantiknya. Senyuman yang membuat detakan jantung Pasha semakin tidak wajar. Pria itu hanya di

a dengan senyum saja kamu seperti ini?" s

hampar di depannya. Bergelut dalam pikiran masing-

kompromi." Ucap Pasha dengan

"Tak apa, ayo kita turun

apkan makanan untuk kita." Jawab Pasha merasa tida

kan kepala, "Sebagai ucapan terima kasi

dapur yang super bersih dengan peralatan yang cukup lengkap. Lalu, saat gadis itu menuju kulkas dua pintu yang berada dipojok rua

akekku yang tinggal di sini untuk sem

a Kakak tidak membawaku bertemu den

ginya tadi, dia bilang akan menemui seseoran

." Jawab Ar

ha melihat gadis itu tanpa berkedip, dia mengamati semua gerak geriknya. Mulai dari gadis itu memilih dan mencuci sayuran, kemudian mengambil pisau untuk memotong

nyelesaikan masakannya. Wangi masakan yang menguar memenuhi dapur, turut membuat perutnya keroncongan. Sete

i depan Pasha dengan perlahan. Tanpa menungg

... apa nama

ang tidak ada, aku memasukkan Sayuran dan ayam sebagai pelengkapnya. Bisa dibilang itu masakan

erus yang memasak untukku." Pasha mengoceh sam

emasak? terus, jika aku kecelakaan lalu lumpuh, Kakak akan membuangku begitu saja

sha gelagapan saat mendengar gadi

percakapan itu, lalu dengan cepa

u sangat takut jika gadis ini marah. Apakah benar, ini yang namanya

uara, sampai ada seseorang

au?" panggil sese

il, pria itu langsung men

g ada di depannya dan langsung berdiri. Sebelum seseorang yang dipanggil Pasha "Kakek"

sia tidak sopan." dengan enteng gadis it

tu?" Kakek Pasha menyahut, suks

aruk kepalanya yang tak gatal.

padaku, jadi maklumi saja." Pasha

embungkam orang yang menghinamu. Siapa gadis ini? pengar

kesalahannya sendiri. Gadis itu menyesal sudah

adis kecil yang dulu

antas saja, si dungu ini tidak mau aku jodoh

lirik kakeknya de

kek cuek. Lalu tatapan kakeknya jatuh pada mang

jawab pria

. Buatanmu, kan?" Tanya kakek a

ilkan dulu." Areya menjawab sedikit kelabaka

uk. Dia terus menunduk memainkan buku jarinya tanpa

ku sangat suka sup miso. Rasanya sediki

epat, "Benarkah, Tuan?"

ukku." Jawab kakek Pasha dengan antusias juga. Nam

sama saja." Gadis itu menggerutu s

engar." Pertanyaan itu membuat Areya kaget, tak

, pria itu tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya kemudian kembali menunduk untuk memakan supnya. Sikapnya itu membuat

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY