/0/2627/coverbig.jpg?v=08ab32b143eca05c6e068b610d121e9e)
Meera Zean Anatashya sangat teratur dalam menjalani hidupnya. Berambisi menjadi wanita sukses adalah impiannya. Tapi semua berantakan saat pertama kalinya dia mencoba kencan dari situs online. Malam itu membuat hidupnya berubah, seorang pria yang belum jelas identitasnya menghancurkan masa depan Meera. Lalu saat dia tahu siapa pria yang menghamilinya, Meera semakin kacau. Karena pria itu adalah Zyan Derson Ozvick. Pangeran Mahkota yang sudah memiliki tunangan. "Aku sudah melahirkan anak mu, maka perjanjian kita sudah usai. Jadi biarkan aku pergi !" ______Meera. "Saat kau sudah melahirkan anak ku, itu artinya kau harus terkurung selamanya di Kerajaan ku." _______Zyan.
Namanya Meera Zean Anatashia, terkenal cantik, pintar, body semampai tapi jutek dan galaknya ngalahin ayam betina yang lagi ngeramin telur.
Meera adalah wanita yang tegar, dalam seumur hidupnya dia hanya menangis satu kali yaitu saat Mama__orangtua angkatnya meninggal.
Meera adalah yatim piatu yang diangkat anak oleh pengacara terkenal Anatashia saat dia berumur sepuluh tahun, dan saat dia berusia tujuh belas tahun Meera menangis pertama kali dipelukan para sahabatnya karena Anatashia meninggalkan dia untuk selama-lamanya.
Anatashia meninggalkan dia sebuah rumah yang nyaman dan juga tabungan serta asuransi yang bisa Meera pergunakan. Tapi Meera tahu itu tidak akan cukup hingga dia kuliah dan menjadi wanita karir yang hebat seperti Mama-nya. Untuk itulah Meera selalu belajar, dan belajar agar dia tetap menerima beasiswa dari sekolahnya. Dan bahkan sampai ke Oxford University. Universitas impiannya.
Ah, berbicara tentang sahabat Meera pertama kali bertemu mereka di SMA Pertiwi Sentosa Karya. Jika mengingat singkatan ini Meera akan selalu tertawa bersama sahabatnya meski dia hanya mengeluarkan sedikit saja suara.
Ya, SMA Pertiwi Sentosa Karya atau PSK adalah tempat dia menemukan sahabat-sahabatnya.
Celine si Mahasiswa abadi menurut Meera karena hingga kini sahabatnya itu belum resmi menyandang gelar Sarjana
Reya si gembul kesayangan Meera yang lemot, dan suka hal-hal mistis.
Ada juga Candy, sahabat Meera yang satu ini sangat manis, tapi juga teman yang suka diusik Meera karena sangat menyukai dangdut sementara selera musik Meera adalah Rock. Berbanding terbalik bukan.
Terakhir ada satu-satunya pria diantara mereka berempat. Arkana, pria jorok tapi sangat care dengan sahabat-sahabatnya ini selalu menjadi pendengar yang baik bagi mereka semua.
Well, itulah sahabat-sahabat Meera yang selalu ada untuknya.
Pacar ? Tidak, Meera tidak memiliki pacar. Dan apa itu pacar ? Sepertinya juga keempat sahahabatnya itu setuju dengan pertanyaan tersebut.
Tidak perlu memiliki banyak teman
Secukupnya saja asal mereka bisa kau andalkan dalam keadaan apapun. Termasuk titik dimana seluruh Dunia mengabaikan, bahkan mengucilkanmu.
Dan Meera beruntung memiliki mereka.
####
Salju yang turun di London membuat Meera bergegas menuju flat kecil yang ia tempati seorang diri. Flat yang ia sewa setelah dia bekerja di sebuah perusahaan ternama Derson Corp itu membuatnya pindah dari tempat awalnya tinggal yaitu di kota Oxford, dimana dia juga adalah lulusan dari Universitas tertua di Dunia itu.
Meera buru-buru membuka mantel hangatnya lalu masuk kedalam kamar kecil, dengan perasaan campur aduk Meera menunggu hasil dari benda pipih yang ia beli tadi.
Setelah menunggu akhirnya jawaban dari pertanyaan yang menghantuinya terjawab.
Dia hamil, dan itu petaka bagi Meera.
Selama ini dia menjaga baik dirinya, meski dia sudah dewasa Meera tidak pernah hidup bebas layaknya wanita-wanita muda di Eropa.
Baru pertama menikmati hari Valentine dan melakukan kencan buta hasil dari situs yang dia dengar dari teman sekantornya, Meera malah tidak sadar apa yang sudah dia lakukan.
Bagaimana bisa ?
Iya, Meera juga tidak mengerti.
Dia mengingat wajah Pria tampan yang ia kencani itu saat mereka bertemu. Bercerita layaknya orang pertama bertemu dan paginya Meera sudah terbangun dengan keadaan tertutup selimut dan pria itu sudah tidak ada.
Tentu Meera sangat menyesal, dia kehilangan apa yang dia jaga dengan cara seperti itu. Meski Meera tahu wajah pria itu tapi dia belum tahu hal lainnya, seperti dimana dia bekerja. Bahkan nama lengkapnya saja dia tidak tahu.
Dia hanya baru mengobrol, dan semuanya menjadi gelap bagi Meera. Yang dia tahu pria itu memperkenalkan dirinya dengan Mr.D.
"D WHAT ?" teriak Meera frustasi didalam kamarnya.
****
Satu Bulan Kemudian...
Meera baru saja keluar dari toilet kantornya, tanpa sengaja dia mendengar para petinggi perusahaan yang dia ketahui adalah Manager Keuangan dan Head Marketing di kantor mereka membicarakan jika perusahaan mereka di cabang Jakarta sedang membuka lowongan untuk Head Marketing yang baru.
Itu adalah kesempatan bagi Meera untuk kembali ke Indonesia, namun dia masih bisa memiliki pekerjaan impiannya ini.
Meera bergegas menuju ruangan personalia, menemui staff HRD yang kebetulan dikenal baik olehnya.
"Nancy," sapa Meera yang mendapatkan senyuman manis wanita itu.
"Yes Zean, teel me what do you want ?" Sepertinya wanita itu sibuk dan Meera sedikit takut mengatakan permintaannya.
"Begini, aku mendengar kabar kalau perusahaan kita di cabang Jakarta sedang membutuhkan kepala marketing yang baru. Apakah itu benar ?"
"Ya, benar. Ada apa ? Apa kau ingin aku mendaftarkan profil mu keatasan agar bisa kembali ke negara mu hem ?" Nancy terlihat sangat baik hati.
"Ya, jika kau tidak keberatan. Aku sangat ingin kembali kesana. Tapi tentunya dengan pekerjaan yang baik."
"Oh tenang saja Zean, namamu bahkan sudah dibicarakan kepala marketing kita. Kau sangat berambisi, dan itu sangat baik bagi perusahaan. Berdoa saja semoga kau beruntung." Meera mengangguk antusias dan pamit kembali ke ruangannya di bagian staff marketing Derson Corp.
****
Meera menikmati susu hangat yang harus dia minum semenjak dia sudah dipastikan hamil oleh seorang dokter di Royal Hospital London. Untungnya dia sedang berada di London, jadi tidak ada pertanyaan menyebalkan seperti 'Dimana suami anda ?'
Meera menghela napas lelah lalu ponsel di dalam tas-nya berbunyi.
Reya calling...
Meera langsung mengangkatnya dan terlihatlah wajah sahabatnya yang lucu itu.
"Hei nona Inggris, apa kau akan menetap di Negara Ratu Elizabeth itu ha ? Tidak pernah menelpon kami jika tidak di telpon." Meera memutar bola matanya mendapat omelan Reya.
"Apa kau lupa jika kita memiliki waktu yang berbeda Re ? Dan kenapa kau menelpon ku dijam seperti ini ? Apa kau tidak tidur ?"
"Tunggu____," Reya seperti mencermati sesuatu. "Sejak kapan kau minum susu ?" Meera langsung panik namun mencoba terlihat tenang, sedang Reya ditempatnya memicingkan matanya.
"Ah...ini hanya susu biasa. Aku sedang tidak enak badan." Bohong Meera.
"Cih...seperti aku baru mengenalmu satu atau dua tahun saja," gerutu Reya yang memang sangat susah untuk Meera bohongi.
"Ok fine, I'm pragnent."
-
-
-
"Kau bilang apa Meera ?" Reya sepertinya terkejut mendengar kalimat cepat bagaikan kereta api yang Meera ucapkan.
"Aku yakin kau pasti dengar." Meera dengan santai menjawabnya, padahal dia juga cemas setengah mati saat mengatakan hal tersebut.
"Kau serius ?"
"Hem,"
"Berapa bulan ?"
"Satu."
"Kapan rencana pernikahannya ?"
"Tidak ada rencana pernikahan Re."
"Kenapa ? Apa kau gila semenjak tinggal disana ha ?!"
"Aku tidak tahu siapa orang yang menghamiliku."
Dan mereka berdua pun terdiam, Reya terlihat sangat cemas saat ini. Dan Meera merutuki dirinya yanh dengan santai mengatakan semuanya.
"Sudahlah jangan cemaskan aku, aku akan pulang saat waktunya tiba. Aku tahu cepat atau lambat akan memberitahukan kalian berita ini, kau tahu bukan hanya kalian yang aku punya. Tolong jangan katakan hal ini dulu pada yang lainnya, aku tidak ingin mereka cemas. Kau paham bukan ?"
Reya mengangguk dan berkaca-kaca, membuat Meera menyesal mengatakan hal ini pada Reya.
"Jangan memikirkan ku Re, aku baik. Dan bayiku sehat. Kami akan kembali ke Indonesia tidak lama lagi."
"Lalu bagaimana dengan status bayimu ? Disini berbeda dengan disana. Orang-orang akan mempertanyakan status anakmu."
"Ntahlah Re, aku hanya tidak lagi bisa hidup disini. Mungkin aku akan meminta Arkana menikahiku lalu kami bercerai," kata Meera lalu dia tertawa tapi Reya hanya mengusap airmatanya yang sudah jatuh.
"Jangan menangis cengeng. Tidurlah, aku juga ingin beristirahat. Ingat pesanku, jangan bocor, paham !"
"Aku paham. Dasar menyebalkan," gerutu Reya.
"Bye Re, aku mencintaimu."
"Aku juga lebih mencintaimu."
Meera menutup telpon, dan sedikit rasa lega timbul dihatinya.
Tbc 💋
Sering kali, kita merasa hidup ini tidak adil. Melihat orang lain begitu bahagia, rasanya semakin membuat putus asa dan tidak berdaya. Itu pula yang Gilsha alami, dia sangat ingin bahagia seperti orang lainnya. Karena itu, dia mengambil kembali apa yang seharusnya ia miliki. Hal itu adalah Noah, pria yang sudah hidup bahagia bersama istrinya. Mampukah Gilsha benar-benar mendapatkan kebahagiaan yang dia impikan?
Menangis seorang diri karena pengangguran sudah sering dia lakukan namun dia tidak menyerah, darah Batak dalam dirinya membuat ia pantang menyerah dengan kehidupan keras dan mahal di Jakarta. Dari masakan jatuh ke hati begitulah nasib Arinda berubah, seorang pria super aneh terus memperhatikannya dan mengklaim Arinda adalah wanitanya. "Marry me Arinda," kata Eadric sudah berlutut dan dia sangat bersungguh-sungguh. "Hei ini abang bos gue bilang apa ?" _______Arinda Putri Samos. "ASTAGA BUTET ! KURSUS LO SANA," umpat semua sahabatnya. Mau tau keseruan cerita mereka ? Langsung baca saja ya...
"Qiena aku suami mu, jangan pernah melakukan kesalahan sedikit pun. Kau mengerti !" ___Sean Gibert. "Apa salah ku jika aku jatuh pada pelukan Pria lain ? tidakkah kau merasa dirimu yang tidak becus sebagai seorang suami Mr.Gibert ?"_____ Qiena William. Sama-sama pewaris dari dua kerajaan bisnis membuat pernikahan mereka dikatakan sempurna bagi orang lain yang melihatnya. Qiena Direktur wanita yang sangat cerdas plus istri dan ibu yang baik bagi keluarganya. Sean Presiden Direktur pria yang tampan, gagah, berambisi juga suami yang baik. Begitu kata mereka yang melihat dari luar kehidupan Qiena dan Sean. Meski memang itu juga yang mereka berdua pertahankan. Namun, Qiena rupanya jatuh cinta. Pertama kali dalam hidupnya dan itu bukan kepada Sean. Apa yang dipilih Qiena ? Sean dan keluarga yang sudah dia miliki ? Atau, Jack. Pria yang membuat dia jatuh cinta ?
Zia super model ternama yang berasal dari keluarga kerjaan di timur tengah, dia memutuskan menyamar karena masalah yang di hadapai oleh keluarganya. Zia si super model itu pun merubah penampilannya menjadi Ara Bella. Namun satu hal yang membuat Zia terluka setelah semua misi berhasil dia lakukan. Zia Al'DG Ozvick "Kau benar, ini semua bukan karena aku mencintaimu. Melainkan karena aku ingin semua kebohongan keluargamu terungkap." Reikhan Edward "Adakah yang nyata dari kita Ara, setelah semuanya apakah ada yang nyata."
Seorang Putri yang jatuh cinta kepada seorang pelayan cafe disaat dirinya sendiri sudah ditunangkan dengan Pangeran Mahkota dari kerajaan Wieldburg. Kerajaan paling berkuasa dan paling disegani, dan baginya ini adalah kutukan karena dia benar-benar sudah jatuh cinta dengan pelayan itu. Bukan hanya perasaan jatuh sesaat, tapi ini adalah perasaan jatuh kedalam jurang yang tiada ujungnya. Putri Vienza "Harusnya aku tidak pernah berbohong. Karena persis kata ibunda kalau berbohong hanya akan mendatangkan malapetaka". Pangeran Akhtar "Meski kau adalah Dewi aku tetap tidak menyukaimu. Kau hanya seperti hiasan pribadiku yang harus siap jika aku gunakan." Ghafur "Kebohongannya begitu menyakiti ku. Meski aku mencintai nya teramat sangat tapi kebohongan tetaplah kebohongan."
"Kenapa kau tidak mengerti Harlein ? kita berbeda, aku tidak pantas untuk berada di sekitar mu. Apalagi harus berdiri disamping mu. Pergilah, jangan mempersulit semua." ________ Anggara Mahesa. "Semua manusia di ciptakan sama. Lalu apa salahnya jika aku ingin hidup bersama mu ? tidak bisakah kau memperjuangkan ku ?" ________Harlein. Ini adalah kisah cinta pewaris kerajaan Fortania, dia jatuh cinta kepada pria yang jauh dibawahnya. Tapi bagi Harlein, cinta tidak memandang kasta. Tapi jika Pria yang di cintainya tidak memperjuangkannya dia bisa apa ? Dan kenapa pula dia harus mengemis pada pria itu. ** yuk baca kisahnya **
Maya terpaksa menggantikan posisi adik perempuannya untuk bertunangan dengan Arjuna, seorang pria cacat yang telah kehilangan statusnya sebagai pewaris keluarga. Pada awalnya, mereka hanyalah pasangan nominal. Namun, segalanya berubah ketika identitas Maya yang sebenarnya secara bertahap terungkap. Ternyata dia adalah seorang peretas profesional, komposer misterius, dan satu-satunya penerus master pemahat giok internasional .... Semakin banyak yang terungkap tentang Maya, Arjuna semakin merasa gelisah. Penyanyi terkenal, pemenang penghargaan aktor, pewaris dari keluarga kaya - ada begitu banyak pria yang menawan sedang mengejar tunangannya, Maya. Apa yang harus dilakukan Arjuna?!
Marsha terkejut saat mengetahui bahwa dia bukanlah anak kandung orang tuanya. Karena rencana putri asli, dia diusir dan menjadi bahan tertawaan. Dikira terlahir dari keluarga petani, Marsha terkejut saat mengetahui bahwa ayah kandungnya adalah orang terkaya di kota, dan saudara laki-lakinya adalah tokoh terkenal di bidangnya masing-masing. Mereka menghujaninya dengan cinta, hanya untuk mengetahui bahwa Marsha memiliki bisnis yang berkembang pesat. "Berhentilah menggangguku!" kata mantan pacarnya. "Hatiku hanya milik Jenni." "Beraninya kamu berpikir bahwa wanitaku memiliki perasaan padamu?" kata seorang tokoh besar misterius.
Istriku yang nampak lelah namun tetap menggairahkan segera meraih penisku. Mengocok- penisku pelan namun pasti. Penis itu nampak tak cukup dalam genggaman tangan Revi istriku. Sambil rebahan di ranjang ku biarkan istriku berbuat sesukanya. Ku rasakan kepala penisku hangat serasa lembab dan basah. Rupanya kulihat istriku sedang berusaha memasukkan penisku ke dalam mulutnya. Namun jelas dia kesulitan karena mulut istriku terlalu mungil untuk menerima penis besarku. Tapi dapat tetap ku rasakan sensasinya. Ah.... Ma lebih dalam lagi ma... ah.... desahku menikmati blowjob istriku.
Bayangkan menikah dengan seorang pria miskin hanya untuk menemukan bahwa dia sebenarnya tidak miskin. Katherine tidak tahu apa lagi yang harus diharapkan setelah dia dicampakkan oleh pacarnya dan akhirnya menikah dengan pria lain keesokan harinya. Suami barunya, Esteban, tampan, tetapi dia pikir kehidupan pernikahannya tidak akan istimewa sama sekali. Dia terkejut ketika menemukan bahwa Esteban sebenarnya sangat lengket. Anehnya, semua masalah yang dia temui setelah pernikahan diselesaikan dengan mudah. Ada sesuatu yang ganjil. Dengan curiga, dia bertanya padanya, "Esteban, apa yang terjadi di sini?" Sambil mengangkat bahu, Esteban menjawab, "Mungkin keberuntungan ada di pihakmu." Katherine memercayainya. Bagaimanapun, dia telah menikah dengan Esteban ketika pria itu akan bangkrut. Dialah pencari nafkah keluarga mereka. Mereka terus menjalani hidup sebagai pasangan sederhana. Jadi, tidak ada yang mempersiapkan Katherine untuk kejutan yang dia terima suatu hari. Suaminya yang sederhana tidak sesederhana itu! Dia tidak percaya bahwa dia benar-benar menikah dengan seorang miliarder. Sementara dia masih memproses keterkejutannya, Esteban memeluknya dan tersenyum. "Bukankah itu bagus?" Kathrine punya sejuta pertanyaan untuknya.
Yolanda mengetahui bahwa dia bukanlah anak kandung orang tuanya. Setelah mengetahui taktik mereka untuk memperdagangkannya sebagai pion dalam kesepakatan bisnis, dia dikirim ke tempat kelahirannya yang tandus. Di sana, dia menemukan asal usulnya yang sebenarnya, seorang keturunan keluarga kaya yang bersejarah. Keluarga aslinya menghujaninya dengan cinta dan kekaguman. Dalam menghadapi rasa iri adik perempuannya, Yolanda menaklukkan setiap kesulitan dan membalas dendam, sambil menunjukkan bakatnya. Dia segera menarik perhatian bujangan paling memenuhi syarat di kota itu. Sang pria menyudutkan Yolanda dan menjepitnya ke dinding. "Sudah waktunya untuk mengungkapkan identitas aslimu, Sayang."
Yuvina, pewaris sah yang telah lama terlupakan, kembali ke keluarganya, mencurahkan isi hatinya untuk memenangkan hati mereka. Namun, dia harus melepaskan identitasnya, prestasi akademisnya, dan karya kreatifnya kepada saudara perempuan angkatnya. Sebagai imbalan atas pengorbanannya, dia tidak menemukan kehangatan, hanya pengabaian yang lebih dalam. Dengan tegas, Yuvina bersumpah akan memutus semua ikatan emosional. Berubah, dia sekarang berdiri sebagai ahli seni bela diri, mahir dalam delapan bahasa, seorang ahli medis yang terhormat, dan seorang desainer terkenal. Dengan tekad yang baru ditemukan, dia menyatakan, "Mulai hari ini dan seterusnya, tidak ada seorang pun di keluarga ini yang boleh menyinggungku."