/0/21376/coverbig.jpg?v=d949948fe5197ff19b88206efd1aef1c)
🥀pls, attention... Not for kid's, just for 21+++. Thanks a lot 🥀 Entah hasutan dan fitnahan siapa .. sampai-sampai semua orang ketakutan dan bertekad harus membunuh perempuan gila yang di anggap bisa membahayakan keselamatan banyak orang. Sampai tiba saatnya ada seorang profesor dokter cantik berteriak dengan lantang... "WANITA GILA ITU IBUKU .!"
Bab.1.
Bergegas kaki gadis kecil berlari menembus hujan salju , tak dipedulikan tubuh mungilnya menggigil kedinginan.
"Tolonggg.. tolongg... Lepaskan aku..."
Makin dekat gadis kecil itu ke rumah kosong berdinding kayu itu makin terdengar jelas teriakan seorang perempuan dari dalam rumah kosong tersebut..
"Tolonggg.. tolongg akuu.."
Gadis kecil itu berhenti di depan rumah kosong , dilepaskan sarung tangannya agar tangannya tidak licin meraih gagang pintu kemudian menekan ke bawah berkali-kali, namun pintu tak kunjung terbuka.
"Pintu tidak mau di buka.."
geram gadis kecil itu dengan aksen anak kecil.
*Hening sejenak*
Butiran-butiran salju yang turun makin banyak dan makin menempel di mantelnya yang usang dan tipis. Gadis kecil itu memiringkan kepalanya, menempelkan daun telinganya pada daun pintu, tapi sudah tak terdengar lagi suara dari dalam rumah padahal tadi sempat kedua telinganya menangkap suara perempuan berteriak minta tolong. Badannya yang kurus mungil makin menggigil kedinginan, butiran-butiran salju menaburi topi rajutan yang bertengger di atas kepalanya. Lamat-lamat terdengar suara seorang perempuan dari dalam rumah kosong tersebut...
"Tolong , jangan sakiti aku .!"
Gadis kecil itu menggeser badannya , kedua kakinya berjinjit dan kedua tangannya terulur memegang tepi jendela untuk menjaga keseimbangan badannya agar tidak jatuh, di intipnya ada seorang perempuan perutnya buncit bersimpuh di atas lantai kayu dan di kelilingi tiga orang pria berbadan besar yang berdiri sembari menegak sebotol minuman beralkohol secara bergantian .
"Tolong, lepaskan aku .!. Aku mohon .!"
Perempuan itu menunduk dan berulang kali mengiba namun ketiga pria itu menyeringai menjijikan dan melepaskan sabuk dari celana jeans mereka masing-masing .
*PLAAKK... PLAAKK..*
*PLAAKK...*
*PLAAKK...*
Ketiga pria mabuk itu menampari dan mencambuki perempuan yang bersimpuh dan meringkuk sambil menahan sakit. Membulat dengan sempurna kedua mata gadis kecil itu..
"Aku tidak mau pukuli dan tampari ibu tapi mereka nakal jahat memukuli punggung ibu dengan sabuk dan menampari pipi ibu. Tuhan tolong jangan boleh mereka jahati ibuku.!. Kasihan ibuku .!"
Desis gadis kecil dengan penuh emosi , ia menggeserkan badannya yang kurus mungil ke depan pintu kayu.
*BRUAK.. BRUAAKK..*
Kaki gadis itu menendang kuat-kuat daun pintu yang masih rapat tertutup dengan sempurna.
"BUKA PINTUNYA...!"
Teriak gadis sembari berulang kali menendang pintu yang masih tertutup.
"IBUU....IBUU...."
*BRUAAKK ... BRUAK..*
Kaki tangan gadis kecil itu bergantian memukuli menendangi pintu sembari tiada henti mulutnya terus berteriak . tak dipedulikan rasa panas yang menjalar di area telapak tangan dan kakinya. Ia berusaha keras mendobrak pintu yang tertutup rapat tapi tetap saja nihil, ia kehabisan tenaga dan nafasnya tersengal-sengal kelelahan. Gadis kecil itu kembali mendekati jendela kaca , kedua kakinya berjinjit dan kedua telapak tangannya berpegangan erat di tepi jendela.
"Apa yang mereka lakukan pada ibuku lagi .?"
Guman gadis kecil, dilihatnya dua pria memegangi kedua tangan ibunya yang dalam posisi terlentang di atas lantai kayu berdebu dan seorang pria mengoyak baju ibunya.
"Kenapa orang laki itu membuka celananya dan merobek baju ibuku.?"
Guman gadis kecil, yang masih terus mengintip dari kaca jendela, tampak ibunya meronta-ronta dan menangis tapi pria itu menindih dan menggerak-gerakkan pantatnya maju mundur. Sungguh polos gadis kecil itu, ia tidak tahu jika itulah yang namanya pemerkosaan , yang ia tahu tiga orang pria dewasa bergantian menyakiti ibunya yang makin meronta-ronta, memberontak ingin melepaskan diri.
"Hentikan.. jangan lakukan ini padaku .!. Aku sedang hamil !."
Pria itu tidak memperdulikan tangisan dari perempuan hamil yang mengiba-iba, yang diperdulikan hanya nafsu sex-nya liarnya.
"Aku sedang hamil, tolong kasihanilah bayi yang kukandung ini. ! Aku mohon hentikan ini.!"
Pinta perempuan hamil itu , tiada habisnya namun tiga pria malah beringas bergiliran memperkosa dengan kasar seperti binatang.
"Ibu menangis terus. Aku punya saputangan tapi tak bisa menghapus air mata ibu .!"
Ucap lirih gadis kecil sembari melirik ujung saputangannya yang tersembul dari saku mantelnya.
"Sakittt...sakitt... Hentikan..!. Aku benar-benar tidak kuat menahan sakitnya ini.!"
Bola mata indah berwarna hazelnut itu berkaca-kaca , melihat ibunya yang sedang hamil mengerang kesakitan tapi tiga pria itu mengabaikan. Setelah selesai memperkosa , langsung ketiga pria itu melanjutkan mencambuki tubuh perempuan hamil yang meringkuk dengan kedua tangan menutupi perutnya yang buncit.
"BUKA MULUTMU .!"
Bentak seorang pria, tapi ibunya gadis kecil menangis sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, wajahnya bersimbah air mata. Kedua pria menarik kasar rambut perempuan hamil hingga kepalanya terdongak dengan paksa dan pria yang satunya mencengkeram kedua pipi ibunya dengan kasar sampai mulutnya terbuka lebar, pria yang satunya memasukkan penisnya ke dulu mulut perempuan hamil dan .. kencing.
"TELAN..MINUM AIR KENCINGKU .!"
Teriak pria itu , ibu itu menangis dan meronta-ronta tapi dia tidak bisa melepaskan dirinya, dengan tersedak-sedak, air kencing tertelan juga, mereka berdua pun ikut melakukan hal yang sama. Sungguh kebejadan yang luar binasa kelakuan tiga pria tersebut... Menganiaya , memperkosa dan kencing di dalam mulut perempuan hamil. Tiga pria itu menghempaskan tubuh perempuan hamil lalu menendangi punggung , kepala dan sekujur tubuh perempuan hamil itu sampai ia jatuh berguling-guling di lantai.
"Kenapa mereka jahati ibuku , tuhan .?. Ada adikku di dalam perut ibu ."
Ujar gadis kecil itu dengan suara pelan , sepelan tetesan air mata di pipinya . Ingin rasanya ia berontak membela ibunya tapi apalah daya, dia hanya gadis kecil yang masih berusia enam tahun. Ya, dialah .. ABIGAIL gadis melarat dan bodoh yang masih berusia enam tahun.
"Tadi kudengar ada suara anak perempuan kecil di luar , Robert.!"
"Ya, lebih baik kita habisi saja daripada dia cerita ke orang-orang, Antonio.!"
"Kita tembak saja lalu tutupi mayatnya dengan gundukan salju, Arnold.!"
Mendengar percakapan ketiga pria itu , seketika itu juga kedua mata Abigail membulat dengan sempurna, apalagi dengan melihat mereka bertiga mengeluarkan pistol mereka masing-masing dari saku mantel. Pelan-pelan Abigail menjauhkan tubuhnya dari jendela. Kedua telapak tangannya membekap mulutnya sendiri agar tidak bersuara. Dengan berjalan berjinjit ke samping rumah kemudian berjongkok dan menguling-gulingkan tubuhnya ke gundukan salju , ia bersembunyi di bawah gundukan salju. Hatinya berkata..
{Tuhan , tolong sembunyi denganku di bawah gundukan salju ini dan kita berdua jangan bersuara agar tiga orang jahat itu tidak menemukan kita , ya tuhan.!"}
*KLEK..KLEKK..*
Suara seseorang berusaha memutar anak kunci terdengar dari arah dalam, hingga sepersekian detik kemudian tiga sosok pria yang membawa pistol keluar dari rumah berdinding kayu itu. Ketiga pria itu memutari rumah kayu tapi tidak ada siapapun kecuali mereka bertiga.
"ROBERT... ARNOLD... AYO KITA PERGI.!"
"YA , ANTONIO.!"
Sahut dua pria itu secara bersamaan. Mereka bertiga tertawa terbahak-bahak sembari masuk ke dalam mobil yang terparkir di dekat pohon cemara, mobil meluncur dengan kecepatan tinggi. Abigail keluar dari bawah gundukan salju dan berlari masuk ke dalam rumah..
"IBUU... IBUU...!"
Sontak Abigail berhenti berteriak yang sinkron dengan menghentikan larinya.
just for 21++++...🙏 Carl Davidson pemuda kecil itu mempunyai kebiasaan suka mendudukkan Samantha Walker di atas meja tinggi agar gadis kecil itu berteriak ketakutan dan menangis sekeras-kerasnya , minta tolong diturunkan ke lantai. alhasil, akhirnya kebiasaan mereka dari kecil terbawa sampai dewasa.. Carl Davidson pengusaha sukses otomotif yang tampan dan milyuner itu mempunyai kebiasaan suka mendudukkan Samantha Walker gadis cantik di atas meja tinggi agar ia berteriak ketakutan dan menangis sekeras-kerasnya , minta tolong diturunkan ke lantai.. dengan sigap, Carl Davidson pun menurunkan Samantha Walker dari atas meja tinggi ke ranjangnya dan semua orang meresmikan titel GADIS SIMPANAN bagi Samantha Walker. apa bisa Samantha Walker di hargai semua orang dan bersama Carl Davidson melangkah dalam pernikahan .?
🎉 Attention, pls.. 21:::.. thanks a lot.🙏 Semua orang tak habis pikir bagaimana bisa para gigolo tampan, gagah dan kaya bisa tergila-gila pada seorang perawan kampung yang miskin dan bodoh padahal sudah jelas-jelas dia sukses menyandang gelar seorang pembunuh berdarah dingin dan mencelakai para gigolo yang tergila-gila padanya. Bahkan gilanya lagi , para gigolo dengan lantang berkata... "Suatu kehormatan jika gigolo mati di tangan perawan kampung itu."
🎉 Attention, pls.. 21:::.. thanks a lot.🙏 Semua orang tak habis pikir bagaimana bisa para gigolo tampan, gagah dan kaya bisa tergila-gila pada seorang perawan kampung yang miskin dan bodoh padahal sudah jelas-jelas dia sukses menyandang gelar seorang pembunuh berdarah dingin dan mencelakai para gigolo yang tergila-gila padanya. Bahkan gilanya lagi , para gigolo dengan lantang berkata... "Suatu kehormatan jika gigolo mati di tangan perawan kampung itu."
21++++..🙏🙏 Tachi Gumama seorang gay berprofesi mucikari yang mempunyai banyak stok anak buah termasuk moglie traditrice pelacur handal ini anak buah kesayangan Tachi Gumama yang disuguhkan pada para pria hidung belang kalangan menengah ke atas. Tachi Gumama tersinggung saat tuan Padrone Ricco salah satu orang terkaya di Manhattan , yang amat sangat mencintai nyonya Deceduto Ricco istrinya itu , berani menolak moglie traditrice pelacur yang disodorkan Tachi Gumama. Usut punya usut ternyata tuan kaya raya itu mempunyai gadis simpanan. Apa benar tuan Padrone Ricco suami yang sangat mencintai nyonya Deceduto Ricco istrinya , mempunyai gadis simpanan seperti yang dituduhkan Tachi Gumama pria gay .?
Be careful.. up 21+++++. 🤫 Don Juan seorang pria tampan italia yang sukses dengan kehidupannya yang matang secara finansial dengan bisnisnya yang lancar. Terlalu banyak perempuan yang tergila-gila padanya namun bagi Don Juan , perempuan itu bagaikan tissue yang sekali 'pakai'. Pada akhirnya ia menemukan seorang gadis yang benar-benar bisa membuatnya bertepuk lutut mencintainya. Siapakah gadis itu ?.
Attention ..!!. Ada adegan 18+++++++ Harap bijak saat membaca. !🙏 Nick Gustron seorang pengusaha pemilik perusahaan informatika. Dia terkenal sebagai singa informatika yang siap menerkam perusahaan informatika lain yang berusaha menyaingi atau mencurangi bisnis yang informatika miliknya. Nick mempunyai klien bisnis informatika bernama Salas Cano pria asal Venezuela yang juga mempunyai bisnis perusahaan informatika, mereka berdua bersaing merebut cinta seorang gadis kampung. Sama- sama tampan , cerdas , baik , sukses , kaya. Siapa yang berhasil mendapatkan cinta gadis kampung ?
Novel ini berisi kompilasi beberapa cerpen dewasa terdiri dari berbagai pengalaman percintaan penuh gairah dari beberapa karakter yang memiliki latar belakang profesi yan berbeda-beda serta berbagai kejadian yang dialami oleh masing-masing tokoh utama dimana para tokoh utama tersebut memiliki pengalaman bercinta dengan pasangannya yang bisa membikin para pembaca akan terhanyut. Berbagai konflik dan perseteruan juga kan tersaji dengan seru di setiap cerpen yang dimunculkan di beberapa adegan baik yang bersumber dari tokoh protagonis maupun antagonis diharapkan mampu menghibur para pembaca sekalian. Semua cerpen dewasa yang ada pada novel kompilasi cerpen dewasa ini sangat menarik untuk disimak dan diikuti jalan ceritanya sehingga menambah wawasan kehidupan percintaan diantara insan pecinta dan mungkin saja bisa diambil manfaatnya agar para pembaca bisa mengambil hikmah dari setiap kisah yan ada di dalam novel ini. Selamat membaca dan selamat menikmati!
Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku. Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?
Setelah diusir dari rumahnya, Helen mengetahui bahwa dia bukanlah putri kandung keluarganya. Rumor mengatakan bahwa keluarga kandungnya yang miskin lebih menyukai anak laki-laki dan mereka berencana mengambil keuntungan dari kepulangannya. Tanpa diduga, ayah kandungnya adalah seorang miliarder, yang melambungkannya menjadi kaya raya dan menjadikannya anggota keluarga yang paling disayangi. Sementara mereka mengantisipasi kejatuhannya, Helen diam-diam memegang paten desain bernilai miliaran. Dipuji karena kecemerlangannya, dia diundang menjadi mentor di kelompok astronomi nasional, menarik minat para pelamar kaya, menarik perhatian sosok misterius, dan naik ke status legendaris.
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi. Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya! Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan? "Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?"
Sebuah cerita yang berkisah keluarga yang terpisah karena perceraian yang menyisakan duka buat anaknya karena tidak mengerti dengan kondisi orang tuanya. Hingga suatu saat terjadilah malam jahanam yang tidak disengaja dan tidak direncanakan. Aku tidak menyangka kalau semuanya ini bakal terjadi. Aku memang sering mengkhayalkannya. Tapi tidak pernah merencanakannya. Dan begitulah, kehidupanku jadi banyak liku - likunya. Liku - liku yang indah mau pun yang jahanam. Tapi aku harus mengakuinya, bahwa semua itu jahanam tapi indah… indah sekali.
Cerita bermula, ketika Adam harus mengambil keputusan tinggal untuk sementara di rumah orang tuanya, berhubung Adam baru saja di PHK dari tempat ia bekerja sebelumnya. "Dek, kalau misalnya dek Ayu mau pergi, ngga papa kok. " "Mas, bagaimanapun keadaan kamu, aku akan tetap sama mas, jadi kemanapun mas pergi, Aku akan ikut !" jawab Ayu tegas, namun dengan nada yang membuat hati kecil Adam begitu terenyuh.