/0/14508/coverbig.jpg?v=98e8c4aaf99418b9b32d635dfec6f032)
Alex, seorang presdir kaya pemilik berbagai produk kimia dan dosen di sebuah universitas. Memiliki banyak aset berharga namun menderita penyakit polio sejak lahir membuatnya menjadi lelaki lumpuh dan bersifat dingin, menolak segala bentuk tatapan kasihan dari orang-orang. Sampai suatu saat dia berjumpa dengan Claire,mahasiswi di tempatnya mengajar, putri seorang kupu-kupu malam dan sedang menghadapi kehidupan yang sangat keras. Alex merasakan sesuatu yang berbeda saat dia memikirkan Claire. Perasaan hangat yang sangat menyenangkannya. Dia mulai melakukan banyak hal termasuk berkorban untuk Claire demi mendapatkan hatinya. Namun, saat hati yang indah itu sudah di milikinya, Claire malah berusaha mengejar mimpinya dan menjanjikan Alex yang malang sebuah penantian yang panjang. Saling jatuh cinta dan mencoba untuk bersama. Akankah cinta berpihak pada mereka?
Butir-butir keringat berjatuhan dari dagu persegi seorang pria. Suara napas terdengar memburu cepat, uap putih berhamburan keluar dari mulutnya yang terbuka. Telapak tangan yang lebar mencengkeram keras roda besi dingin dan memaksanya untuk terus berputar. Menggerakkan roda-roda yang menggantikan kedua kakinya untuk membawanya mendekati sumber gelisah dan racun kegilaannya. Seperti serangga yang mendamba api.
Ia memeras kursi rodanya untuk melaju secepat mungkin di atas jalanan sepi menanjak. Menerobos kabut putih berbalut kegelapan pekat tengah malam tanpa ragu, resah telah membutakan akal sehatnya, mendesaknya menggilasi jalanan yang belum pernah dikenal rodanya.
Samar-samar terdengar gemersik daun-daun pepohonan sekitar jalanan, menari oleh angin malam yang menyakiti ranting-ranting mereka. Binatang-binatang malam bersuara silih berganti, mengejeknya atau memberinya semangat. Pria malang terlihat mulai mengutuk dirinya sendiri. Selama hidupnya, belum pernah sekali pun ia melanggar prinsipnya sendiri, membuang logika yang sudah membuatnya sukses dan terkenal. Kini semuanya telah lenyap berganti gelisah, hasrat dan kegilaan yang sedang menjeratnya.
"Seumur hidupku!" makinya pada hampa malam.
Berjuang sejauh dua kilometer dengan kursi rodanya, setengah jarak perjalanan yang ingin dituju, ia melihat jalanan menanjak tinggi di hadapannya. Tidak terbersit sedikitpun pikiran untuk kembali dan kalah pada tantangan bisu dihadapannya. Merapatkan gigi, kembali ia memacu kekuatannya untuk menaklukkan rintangan di depannya, yang mana di masa lalu, ia pernah bersumpah tidak akan pernah melakukan kebodohan dengan melewati tanjakan tinggi dengan kursi roda seperti orang-orang cacat lainnya yang terus berjuang.
Aku bukanlah pejuang! Aku hanyalah budak pena pengangkat buku dan penunggu rumah!
"Sialan!!!!" Kini ia hanyalah seorang manusia bodoh yang pernah ia hinakan. "Sialan!!!!"makinya kembali.
Tangannya berjuang keras mendorong dirinya untuk mencapai ujung tanjakan.
Pada akhirnya, setiap manusia akan mencintai sesuatu. Dan cinta akan menguasai diri mereka hingga mereka melupakan diri mereka, bahkan kematian terlihat kerdil di hadapannya.
Di akhir jalanan yang menanjak, kursi roda berhenti bergerak. Kepalanya menengadah ke atas, mulut terbuka lebar membujuk masuk udara, berjuang keras mengumpulkan kembali kekuatan dengan tenggorokan yang haus. Belum pernah sebelumnya ia memaksa kursi rodanya bergerak hingga kedua tangannya menjerit kesakitan.
"Claire,"bisik lirih dari bibirnya.
Sebuah nama yang telah merengut kewarasannya. Ia harus segera mencapai tempat gadis itu. Bayangan seorang gadis segera menyalakan sesuatu dalam dirinya dan memaksa kedua tangannya yang lelah untuk kembali bergerak mendorong kursi rodanya. Untuk gadis itu, untuk sebuah senyuman di wajahnya, ia rela melakukan apa pun juga. Sejak Claire muncul dalam hidupnya, gadis itu sudah menjadi seluruh hidupnya.
Matanya menajam dan kursi roda bergerak meluncur menuruni jalanan turun yang segera meluncurkannya dalam kecepatan tinggi. Udara dingin segera menyambutnya, membuat wajah dan tubuhnya menggigil kedinginan. Dan selama ini, ia mengira hanya orang bodoh yang memacu kursi roda mereka dalam kecepatan tinggi tanpa memedulikan keselamatan.
Mengeraskan tekad, ia menggerakkan tangannya untuk menambah kecepatan putaran roda. Pada sebuah tikungan jalanan, dengan cepat ia berusaha mengendalikan kursi roda, berjuang memutar arah roda yang bergerak terlalu cepat untuk menikung. Mendadak kursi roda bergerak liar mengguncang tubuhnya, roda-roda melayang hilang kendali dan melompat keluar dari jalanan beraspal.
Tubuhnya bergerak miring dan tanah mendadak begitu dekat dengan wajahnya. Beberapa detik kemudian ia merasakan hentakan kuat pada seluruh dirinya yang menghajar tanah dan tubuhnya terseret menjauhi kursi roda yang terbalik. Rasa sakit menyerang tubuhnya yang tertidur di atas tanah.
Mungkin... Ia hanya rela melakukan apa pun untuk Claire, selama gadis itu tidak mengetahuinya. Selama gadis itu tidak berbalik membencinya atas apa yang telah diperbuatnya.
***
Seorang gadis muda menangis dalam diam. Bibirnya tergigit menahan rasa sakit yang mendesak dada.
Tuhan, aku mohon bimbinganmu. Tunjukkanlah bagiku dan adikku sebuah jalan keluar. Sungguh jalan ini terlalu berat untuk dapat kami lalui sendiri.
Duduk di atas kursi sofa restoran cepat saji, tangannya menyentuh dahi gadis kecil berumur lima tahun yang tengah tertidur lelap, bersandarkan pada pahanya. Dahi gadis kecil berkeringat dan beberapa helai rambut kecil terlihat lengket di atasnya. Sekeliling tempat mereka terlihat gelap. Gadis yang sedang menetaskan air mata, Claire, takut menghidupkan lampu restoran demi menghemat biaya listrik. Ia sudah memohon pada pemilik restoran tempatnya bekerja untuk dapat tinggal semalaman. Ia tidak akan berani merepotkan lebih dari ini lagi. Wajahnya masih berdenyut panas bekas tamparan dari ibunya. Teriakan ibunya masih terngiang dalam pikirannya.
"Aku menyesal telah melahirkanmu! Dari dulu sudah kukatakan, lebih baik kamu menjadi pelacur sepertiku daripada pergi kuliah. Kamu sama sekali tidak memberiku uang sepeser pun."
"Aku akan menjual Ayu, itu adalah hakku. Aku yang melahirkannya, dan kamu! Apa yang sudah kamu lakukan padaku selama ini selain menyusahkan hidupku!"
Air mata kembali mengalir turun. Ia melihat pada wajah polos gadis kecil yang terlelap. Ayu adalah adik tirinya yang berlainan ayah. Masih berumur lima tahun dan dirinyalah yang mengurusnya sejak bayi. Ada begitu banyak perasaan kasih dan cintanya pada adik tirinya. Ia ingin memberikan dunia dan semua kebahagiaan padanya, namun kedua tangannya terlalu papa untuk memberikan apa pun.
Apakah ada nilai dari sebuah cinta yang miskin kekuatan dan materi?
Ibunya, seorang mantan pelacur yang sudah lama tidak mendagangkan diri lagi, selalu duduk di atas sofa tua dalam rumah, menonton televisi sambil menyalakan rokok di bibir dan meneguk minuman keras.
Selama ini, dirinyalah yang terus bekerja keras untuk menyediakan makan bagi ibu, ayah tiri dan adiknya.
Akan tetapi, semua itu tidak pernah cukup bagi ibunya. Sungguh, ia tidak dapat membahagiakan wanita yang melahirkannya dengan memberikan minuman keras, jika uang untuk sekedar mencukupi makanan mereka saja sudah begitu sulit untuk didapatkan.
Setitik air mata mengalir jatuh dari mata Claire. Bibirnya bergetar hebat. "Aku sudah bekerja mati-matian. Aku sudah makan sekali satu hari demimu. Apalagi yang kamu inginkan dariku! Semua yang sudah aku lakukan tidak pernah cukup di matamu. Apakah setelah aku mati baru kamu puas!!"
Pagi ini ibunya telah mencuri masa depan dan semua harapan yang pernah dimilikinya. Claire menggigit keras bibirnya, berusaha menahan isak tangis yang hendak menerjang keluar. Takut adiknya akan terbangun oleh suara tangis. Hatinya terasa sakit dan pedih. Namun, ketidakberdayaannya jauh lebih menyakitkan lagi.
Adakah yang dapat membantuku keluar dari semua masalah ini? Sungguh terlalu berat bagiku untuk menjalani hidup seperti ini. Aku dapat hancur sewaktu-waktu.
***
Alex mendapati tulang-tulangnya menjerit kesakitan, kulitnya penuh luka lecet, tubuhnya basah oleh keringat, bibir dan tenggorokannya terasa kering. Pada telapak tangannya timbul gelembung-gelembung berair di bawah kulit. Ia baru saja tiba di depan sebuah restoran cepat saji yang menjual burger dan minuman soda. Dadanya terlihat kembang kempis memaksa udara untuk masuk dan keluar dari paru-parunya dengan susah payah. Matanya menatap erat ke dalam kaca jendela restoran yang gelap. Tidak berhasil menangkap bayangan apa pun melalui kaca itu.
“Tidak boleh pakai hati. Cukup peluk, cium, tiduri dan sampai jumpa kembali,” kata Ruth pada Amelia yang masih duduk termenung. Seharusnya Amelia memang melakukan tepat seperti yang sahabatnya katakan. Sekarang, kondisi hatinya sedang tidak baik-baik saja. Cinta bisa membuat seseorang bahagia namun dalam kondisinya sekarang, cinta membuatnya menderita. Antara menginginkan dan takut mendapatkannya. Amelia berusaha sadar akan posisinya. Tidak pantas rasanya seorang pelacur jalanan sepertinya menikah dan hidup bahagia. Dia merasa tempatnya adalah di neraka dan sebelum itu, dia harus menderita di dunia. Mana mungkin seorang lelaki baik dan kaya-raya, seorang CEO menginginkannya menjadi pendamping hidupnya. Itu terlalu indah bagi Amelia. Dia takut untuk mendapatkannya. Namun, bayangan Alexander Liam yang berlutut melamarnya masih jelas tergambar di ingatannya.
Jaime, seorang pelayan di restoran cepat saji memiliki kemampuan sulap tersembunyi. Walaupun sebenarnya dia dapat menaklukkan dunia dan segala kejayaan dengan bakatnya, namun itu tidak dilakukannya. Semata-mata demi wanita yang dicintainya, yang memiliki mimpi yang sama dengannya. Berjuang dan mengorbankan segalanya demi wanita yang dicintainya sampai dia menemukan takdirnya sendiri. Sesuatu yang besar melampaui batas ruang dan waktu. Saat dia sudah mencapai puncak tertinggi dalam kehidupannya, dia tetap mencoba menggapai cintanya. Tidak peduli resiko apapun, dia berani mengorbankan kehidupannya. Dia sampai tidak menyadari, ada satu hati yang hangat bersedia menerima dirinya apa adanya. Menunggu dan menunggu…
Panther adalah seorang pembunuh bayaran. Dia memakai nama samaran itu di setiap aksinya. Dia membunuh pertama kalinya saat berusia sembilan tahun, merasakan kenikmatan melakukannya. Termasuk membunuh ayah dan ibunya sendiri. Satu-satunya yang mengenali sosok dan identitasnya yang asli adalah Sophie, kekasih sekaligus informannya di setiap misi yang dilakukannya. Setelah puluhan tahun menjalani perannya, Panther mulai jenuh dengan semua hal-hal di sekitarnya. Dia mulai merindukan kehidupan normal dan kebaikan. Saat dirinya memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya dengan membawa sejumlah uang bayarannya selama ini, seseorang mencuri hartanya. Rekeningnya di hack dan semua uangnya hilang. Menurut Sophie, mafia bernama Edward Elmund lah yang menghisap semua uang di rekeningnya. Panther menculik dan menyandera anak mafia itu, Natalia untuk meminta uang tebusan enam juta dollar dan berencana pensiun secepatnya. Tapi ternyata, Edward tidak mau menebusnya. Di tengah kebingungannya, Sophie, wanita yang sangat di cintainya malah mengkhianatinya. Sophie tidak terima Panther mundur sebagai pembunuh bayaran, dia ingin memiliki semua uang Panther. Saat dia merasa dunia tidak berpihak padanya, muncul Dea , informan lamanya secara misterius. Membantunya melewati banyak hal dalam perjuangannya untuk menghirup kebebasan. Namun, layakkah dirinya untuk hal itu?
Richard seorang pria yang baru memasuki universitas bergengsi berkat koneksi keluarganya. Dia jatuh hati pada Claudia, putri orang kaya dan memiliki saingan banyak pria tampan dan kaya raya. Karena sebuah kesalahan, dia mengalami kecelakaan dan mati. Saat kematiannya, dia dibawa ke depan hakim untuk disidang, dia mengugat untuk naik banding pada Tuhan. Karena dia dilahirkan miskin, jelek dan bodoh. Ia merasa dunia tidak adil baginya. Tuhan memberinya kesempatan untuk hidup kembali dan mampu mengingat kehidupan masa lalunya. Itu juga berkat seorang gadis yang mencintainya dan berdoa atas keselamatannya. Saat hidup kembali, Richard mendadak dapat mengingat masa lalunya dan juga keterampilan dari kehidupan masa lalunya. Dia mendadak dapat bermain gitar, bermain piano, berbahasa Perancis, memasak dan menipu. Dengan tujuan untuk mendapatkan Claudia, dia mengingat beberapa kehidupan di masa lalunya yang pernah menyimpan banyak harta benda. Berpetualang ke berbagai tempat untuk mengumpulkan harta demi memenangkan hati si cantik, Claudia. Namun, apakah benar cinta Claudia yang selama ini di rindukannya? Atau dia merindukan hati yang hangat dan membuatnya merasa nyaman?
Seorang gadis SMA bernama Nada dipaksa untuk menyusui pria lumpuh bernama Daffa. Dengan begitu, maka hidup Nada dan neneknya bisa jadi lebih baik. Nada terus menyusui Daffa hingga pria itu sembuh. Namun saat Nada hendak pergi, Daffa tak ingin melepasnya karena ternyata Daffa sudah kecanduan susu Nada. Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Pada hari pernikahannya, saudari Khloe berkomplot dengan pengantin prianya, menjebaknya atas kejahatan yang tidak dilakukannya. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, di mana dia menanggung banyak penderitaan. Ketika Khloe akhirnya dibebaskan, saudarinya yang jahat menggunakan ibu mereka untuk memaksa Khloe melakukan hubungan tidak senonoh dengan seorang pria tua. Seperti sudah ditakdirkan, Khloe bertemu dengan Henrik, mafia gagah tetapi kejam yang berusaha mengubah jalan hidupnya. Meskipun Henrik berpenampilan dingin, dia sangat menyayangi Khloe. Dia membantunya menerima balasan dari para penyiksanya dan mencegahnya diintimidasi lagi.
Setelah diusir dari rumahnya, Helen mengetahui bahwa dia bukanlah putri kandung keluarganya. Rumor mengatakan bahwa keluarga kandungnya yang miskin lebih menyukai anak laki-laki dan mereka berencana mengambil keuntungan dari kepulangannya. Tanpa diduga, ayah kandungnya adalah seorang miliarder, yang melambungkannya menjadi kaya raya dan menjadikannya anggota keluarga yang paling disayangi. Sementara mereka mengantisipasi kejatuhannya, Helen diam-diam memegang paten desain bernilai miliaran. Dipuji karena kecemerlangannya, dia diundang menjadi mentor di kelompok astronomi nasional, menarik minat para pelamar kaya, menarik perhatian sosok misterius, dan naik ke status legendaris.
Setelah dua tahun menikah, Sophia akhirnya hamil. Dipenuhi harapan dan kegembiraan, dia terkejut ketika Nathan meminta cerai. Selama upaya pembunuhan yang gagal, Sophia mendapati dirinya terbaring di genangan darah, dengan putus asa menelepon Nathan untuk meminta suaminya itu menyelamatkannya dan bayinya. Namun, panggilannya tidak dijawab. Hancur oleh pengkhianatan Nathan, dia pergi ke luar negeri. Waktu berlalu, dan Sophia akan menikah untuk kedua kalinya. Nathan muncul dengan panik dan berlutut. "Beraninya kamu menikah dengan orang lain setelah melahirkan anakku?"
Kisah Daddy Dominic, putri angkatnya, Bee, dan seorang dosen tampan bernama Nathan. XXX DEWASA 1821
"Usir wanita ini keluar!" "Lempar wanita ini ke laut!" Saat dia tidak mengetahui identitas Dewi Nayaka yang sebenarnya, Kusuma Hadi mengabaikan wanita tersebut. Sekretaris Kusuma mengingatkan"Tuan Hadi, wanita itu adalah istri Anda,". Mendengar hal itu, Kusuma memberinya tatapan dingin dan mengeluh, "Kenapa tidak memberitahuku sebelumnya?" Sejak saat itu, Kusuma sangat memanjakannya. Semua orang tidak menyangka bahwa mereka akan bercerai.