img Assalamu'alaikum, Mas CEO!  /  Bab 10 Permintaan Maaf Yang Terlambat | 13.70%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 Permintaan Maaf Yang Terlambat

Jumlah Kata:1039    |    Dirilis Pada: 24/02/2025

mu?

saling berser

nghampiri Ummi dan merebut

sana. "Kalau bukan karena bantuan dari bapak saya sudah tidak tahu

sud tatapan i

a di sini adalah supir bus yang telah mengantarkan anak bapak

-elus kepala putrinya yang tertidur lelap dan seper

elah membantu menemukan anak s

kan perjalanan. Dia menitipkan saja tadi anak b

dia dianggap penculik sehingga nampaknya polisi itu merasa jijik memanggilnya adek? Ckckck

ya nggak bisa lama-lama karena kami harus melanjutkan perjalanan kami kembali. Soalnya besok pagi saya ada pertemuan pentin

melirik lag

siapa saya bicara?" tanya polisie menanyakan

f, Pak," j

apak pergi, bisa bapak konf

maksudnya, Pa

erempuan lajang, gadis, kawin, ata

? Kalau memang dia benar-benar penculik agar kami tah

boleh menilai gadis ini sekarang, nampaknya gadis itu tidak berniat jahat pada putrinya. Mungkin Aisyahlah yang memang ingin mengikuti wanita ini seperti dua tahun lalu. Waktu itu saat sakit yang Aisyah rasakan membaik, Aisyah bercerita kalau dialah yan

itu membuat ha

-benar menganggap saya pencu

ni hanya kesalahpahaman saja,

pula Bapak sopir tadi mengatakan kalau anak bapak dicu

natapny

ga sudah memperingatkan kalau anak kecil tidak bisa makan mie instan banyak-banyak. Tetapi anak ini tetap berkata kalau dia lapar. Karena saya tidak punya uang untuk membeli makanan lain, jadi saya memberi anak itu mie instan punya saya. Dan bapak tahu? Anak itu sakit perut, muntah-muntah dan saya juga yang bawa ke rumah sakit. Lalu Tuan CEO yang terhormat ini jangankan berterima ka

tak percaya aka

lat kata-katamu kembali. Siapa yan

engatakan kalau dia memecatnya? Bukankah ini fitnah yang keji? Hanif tidak pernah

Tapi setidaknya pikirkan situasi saya saat ini, ini sama sekali tidak menguntungkan bagi saya. Sekarang jam 1 malam, bagaimana saya akan pulang ke kampung saya? Saya be

enghela

yang mendatangimu waktu itu. Tetapi soal peemecatan, maaf saya tidak pernah merasa melakukannya. Waktu itu saya dan Aisyah ingin datang untuk meminta maaf

tapi kemudian dia menundukkan pandangannya saat terselip rasa meng

rcayalah,"

menga

boleh bertanya. Apakah Pak Hanif masih

keningnya.Namun kemu

ngin meminta maaf sekarang," ka

menga

da syaratnya,

mengernyitkan ke

, saya tidak akan menyusahkan. Dan saya akan memangku Aisyah sampai ke tem

jenak, namun kemudian t

amu ikut dengan

*

ambu

img

Konten

Bab 1 Ummi Bab 2 Panik Bab 3 Kesakitan Aisyah Bab 4 Mie Instan Bab 5 Membicarakan Pernikahan Bab 6 Permintaan Hanif Bab 7 Aisyah Menghilang Bab 8 Melaporkan Bab 9 Bertemu Kembali Bab 10 Permintaan Maaf Yang Terlambat Bab 11 Tak Rela Berpisah
Bab 12 Tante Um
Bab 13 Masa Lalu Dengan Pariban
Bab 14 Perkebunan Karet
Bab 15 Dunia Memang Sempit
Bab 16 Abi Dan Ummi
Bab 17 Nenek Yang Kepo
Bab 18 Dimana Ais
Bab 19 Posisi Tak Menguntungkan
Bab 20 Maaf Dan Terimakasih
Bab 21 Imam Sholat
Bab 22 Jadi Pengasuh Putriku
Bab 23 Oh, Cuma Baby Sitter
Bab 24 Mengagumi Seorang Hanif
Bab 25 Menginap
Bab 26 Salah Paham
Bab 27 Kita
Bab 28 Wasiat Namboru
Bab 29 Mana Mungkin Aku Menikahi Kakakmu
Bab 30 Dia CEO Inanta Group
Bab 31 Jadi Kamu Anggap Aku Seperti Bapakmu
Bab 32 Bersikap Kekanakan
Bab 33 Tama Hotel
Bab 34 Afrodisiak
Bab 35 Razia
Bab 36 Menyelamatkan Reputasi
Bab 37 Tak Direstui
Bab 38 Meminang
Bab 39 Syarat Menikah Tak Harus Cinta
Bab 40 Mahar Pernikahan
Bab 41 Perkenalan Di Ranjang
Bab 42 Subuh Pertama
Bab 43 Petuah Nenek
Bab 44 Proses Pembuatan Adik Bayi
Bab 45 Tetap Panggil Aku Ummi
Bab 46 Dilabrak
Bab 47 Cicilan Yang Manis
Bab 48 Mau Tidak Mau
Bab 49 Umminya Ais
Bab 50 Cicilan Kedua
Bab 51 Terjebak Di Kamar Mandi
Bab 52 Gadis Penuh Drama
Bab 53 Saya Beruntung Dinikahi Mas Hanif
Bab 54 Tangisan Ummi
Bab 55 Telepon Dari Soraya
Bab 56 Kalau Tidak Hamil Ceraikan Saja
Bab 57 Tidak Harus Menjadi CEO
Bab 58 Insyaallah
Bab 59 Kamu Yakin Mau Coba Sekarang
Bab 60 Wah Kode Nih!
Bab 61 Pertemuan Dengan Kakak Ipar
Bab 62 Ummi Yang Selamatkan Cucu Mama
Bab 63 Padahal Mas Sudah Lihat Semua
Bab 64 Rasa Tidak Nyaman Namun Menyenangkan
Bab 65 Menanam Benih Di Sini
Bab 66 Tamu Pengganggu
Bab 67 Adik Ipar Hanif
Bab 68 Sama Saja Dengan Pelakor
Bab 69 Kenapa Harus Sakit Hati
Bab 70 Kamu Minta Maaf Sama Mama Ya
Bab 71 Pelakor Dan PHO
Bab 72 Jalan Yuk!
Bab 73 Bidadari Surga Yang Lagi Cemberut
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY