mentari yang menyapu ruangan hanya menambah kesakitan yang melilit tubuhnya. Dia merasakan tubuhnya seperti remuk, setiap geraka
nggan untuk membuka mata. Dia merindukan kesunyian, ingin bersembunyi di balik tirai gelap yang
, menghantam ke dalam ingatannya. Clara ingat bagaimana dia merasa terjepit dalam kegelapan, dengan hanya naluri be
lak untuk bergerak. Tubuhnya terasa berat, seakan-akan dipenuhi oleh beban yang tak terlihat. Clara memejamkan mata, mencoba mencari keku
ampu menembus kabut kepedihan yang mengelilingi dirinya. Clara merasa seperti
anya perlu membiarkan dirinya lelah. Tetapi dalam kelemahan itu, Clara menemukan kekuatan bar
a demi ibu
an untuk beranjak dari tempat tidurnya dan memulai aktivi
k beranjak dari tempat tidur. Kekagetannya tak terhingga, mengira bahwa pria itu masih t
enangnya, pria itu sedari tadi diam-diam
lu menggeleng rasanya itu tidak perlu Clara lakukan, karena
emuanya nanti," bisiknya lembut menembus tel
masih berdua di
amu harus terb
pada pihak manajemen maskapai untuk menggantikannya d
e
Cla, meski hanya diapartemen, sisanya k
Deg
sedang terjadi. Mario, suaminya, menuntut haknya kembali, mengklaim privasi dan intimitas yang hanya miliknya s
dia tidak tahu jika Mario menjadawalkan ulang pen
nyamanan, kekecewaan, dan bahkan ketakutan. Dia merasa seolah-olah dirinya adalah pemilik
-Ma
kat dan hendak mengecup bibir istrinya, C
dan ingat mulai saat ini kamu p
rgetar dan sendu, entah kenapa dirinya hampir saja menangis menyadari kenyataan pahit ini, bukan
kup lama, kenapa kamu
na kamu telah membayar semuanya," terdengar lirih dan Mario terenyuh dengan apa
rlahan, menatap mata Mario yang memancarkan hasr4t yang kuat. Tetapi di balik ketegasan panda
aku juga ingin kau menghormati hakku atas tubuhku sendiri. Hubungan kita harus didasar
as-batasnya, untuk memastikan bahwa hubungan mereka berdiri di atas dasar yang kokoh dan saling menghormati. Sebulan Clara akan menikmati momen itu, me
han, membiarkan pengertian merambat di antara mereka. Ada penghormatan yang timbul dari keteguh
saat bermain semalam sehingga dia enggan melakukannya kembali, namun yang membuat Mario merasa bersalah adalah merenggut kehormatannya yang selama ini Clara jaga, dia tidak menyangka sama sekali jika Clara masih menjaga itu dengan baik tak jarang wanita saat ini menjaga semua itu dan d
ntuh4n, setiap belaian dari suaminya menjadi sumber kenikm4tan yang tak terbantahkan baginya. Semua rasa sakit dan k
-Ma
a dengan lembut Cla,
ng bahkan berkali kali Clara memanggil memuja n
erat tubuhnya saat Mario m3nyentuh inti keberadaannya. Clara tak bisa menahan diri untuk ti
u menyukainya," ucap Mario
yang bertemu dalam puncak keinginan. Clara merasa seperti terbang di atas awan-awan keb
gelombang kenikm4tan itu kembali datang menjemputnya, kecupan mera
memejamkan matanya menengadah merasakan gelombang
ak ada kata-kata yang diperlukan, hanya ekspresi dan gerakan yang memahami bahasa rahasia d
k berpengaruh bagi keduanya, p3luh keduanya bercucuran setelah melakukan pele
dak saling mencintai namun perlakuan Mario sangat lembut entah apa yang dirasakan pria itu, setelah menikmati malam bersama Clara seolah ada rasa yang be