Unduh Aplikasi panas
Beranda / LGBT+ / Cinta Yang Mana?
Cinta Yang Mana?

Cinta Yang Mana?

5.0
2 Bab
41 Penayangan
Baca Sekarang

Tentang

Konten

Jysmi harus menelan pil pahit saat semua orang membencinya, hanya karena sang mami memilih mati saat menyelamatkan dirinya. Belum lagi saat pacarnya justru memutuskan hubungan secara sepihak, dan berpacaran dengan saudara tirinya sendiri. Bagaimana Jysmi bertahan?

Bab 1 1

"Aku nggak mau satu kamar sama Rashel," ucap Jysmi di rumah yang baru setelah pernikahan Dara Almer dengan Diana Ross.

"Kamu jangan egois, Mi," sahut Dara. Dan Jsymi menatap mamanya itu dengan datar, "kalau kamu nggak mau satu kamar dengan Rashel, bisa tidur di kamar tamu."

"Oke!" ucap Jysmi langsung ke kamar tamu.

Diana kemudian berkata, "Apa sebaiknya Rashel yang di kamar tamu, sayang."

"Jangan," ucap Dara, "nanti Rashel sedih."

"Makasih, tapi aku nggak enak sama Jysmi."

"Ya nggak papa, nanti juga anak itu luluh."

Sedangkan Jysmi di kamar tamu langsung menendang kasur.

"Sialan!" kesal Jysmi lalu membuka ponselnya untuk menelpon sang pacar.

[ "Hallo," ucap Naya ]

[ "Aku bosen di rumah. Keluar yuk," pinta Jysmi. ]

Cukup lama Naya terdiam untuk menjawab pertanyaan Jysmi.

[ "Hallo, Naya. Kenapa nggak dijawab?" ]

[ "Ee ... maaf sayang, kayaknya nggak bisa deh." ]

[ "Kenapa?" ]

[ "Ya aku nggak bisa aja sayang, maaf yah." ]

Telepon dimatikan secara sepihak, Jysmi jadi kesal sendiri.

( "Ini udah ketiga kalinya kamu nggak bisa diajak keluar, Nay," batin Jysmi merasa aneh. )

Di restoran Naya dipanggil oleh Rashel, "Sayang, lagi telponan sama siapa?"

"Jysmi."

"Dia lagi." Wajah Rashel jadi masam.

"Maaf yah," ucap Naya merasa bersalah sambil memegang tangan Rashel.

"Kapan sih, kamu mutusin dia!" kesal Rashel.

"Nanti yah, aku tunggu waktu yang tepat."

"Iya, tapi kapan?"

"Sabar ya sayang, aku janji sama kamu secepatnya bakalan putusin Jysmi."

"Jangan janji mulu, sekarang kita makan yah."

"Iya ...." muka Rashel masih masam.

"Senyum dong," bujuk Naya.

"Ini aku dah senyum," sahut Rashel.

"Nah, gitu dong ...." Naya akhirnya senang melihat kesayangannya tersenyum.

Karena tidak bisa tidur, Jysmi keliling rumah di malam hari. Ia berharap tubuhnya lelah dan segera tidur, tetapi ada satu objek yang membuatnya tertarik untuk melihat.

( "Itu kan Tante Diana," batin Jysmi. )

Jysmi langsung mengintip apa yang ditunggu istri baru mamanya itu. Betapa terkejutnya ia melihat Rashel datang bersama Naya.

( "Itu kan Naya," batin Jysmi. )

"Mami," panggil Rashel.

"Kenapa sampai malam begini?" tanya Diana.

"Maaf, Tan," sahut Naya.

"Ya udah nggak papa, kalian tadi habis jalan kemana?"

"Naya ngajak Rashel ke restoran jepang, Mi," ucap Rashel. Mata Jysmi yang mendengar melotot, apa ia tidak salah dengar.

"Makasih ya, Naya. Kamu sudah mau ajak Rashel kesana," ungkap Diana berterima kasih kepada Naya.

"Sama-sama Tante," ucap Naya.

"Oh ya, Nay. Kamu kan masih pacaran sama Jysmi, terus hubungan kamu sama Rashel apa? Saya nggak mau Rashel disakiti, tolong pikirin lagi."

"Iya Tante, rencananya aku mau putusin Jysmi besok."

"Owh, cepet yah. Apa dia tahu kamu punya hubungan sama Rashel?" tanya Diana.

"Enggak, Tan," sahut Naya.

"Ya terserah kamu aja sih, tapi pokoknya jangan sampai Rashel tersakiti."

"Siap, Tante! Kalau gitu aku pulang dulu," pamit Naya.

Setelah Naya pulang, Diana mengajak Rashel masuk.

"Ayo masuk, kamu sudah punya kamar baru loh ..."

"Beneran, Mi?"

"Iya, sayang dan itu kamu nggak perlu berbagi sama Jysmi."

"Bagus deh, Mi."

Jysmi yang melihat kejadian ini menjadi syok, ia tidak menyangka Naya mengkhianati cintanya.

( "Apa salah aku sama kamu, Nay," batin Jysmi. )

Paginya, Dara dan Diana sudah berada di meja makan.

"Rashel mana?" tanya Dara.

"Mungkin masih di kamar sayang," sahut Diana.

"Ya udah," ucap Dara tanpa menanyakan anaknya itu.

Rashel datang bersamaan dengan Jysmi.

"Pagi Mama, Mami," sapa Rashel.

"Pagi juga sayang," sahut Dara dan Diana bersamaan.

Jysmi tidak duduk, ia melihat di meja makan tidak ada makanan kesukaannya.

"Wah, ada nasi goreng!" Rashel langsung sumringah.

"Kamu suka nasi goreng, Shel?" tanya Dara.

"Iya, Ma," sahut Rashel.

"Ya udah makan gih!" ucap Dara dan Rashel mengangguk.

Jysmi langsung pergi dari ruang makan, Diana yang melihat itu langsung memanggil, "Jysmi ... kamu nggak makan, Nak?"

"Enggak!" sahut Jismy tanpa menoleh.

"Tapi kamu kan mau sekolah," ucap Diana lagi.

"Makasih!" sahut Jysmi singkat.

Dara sama sekali tidak bertanya ataupun menyapa anaknya ini, "Sudah, biarkan saja!"

"Tapi sayang, Jysmi ...."

"Dia udah besar!"

"I-iya."

Jysmi pun berjalan kembali sambil mengepalkan tangannya, ia tidak ingin lagi mengemis kasih sayang dari Dara Almer.

Di sekolah, Jysmi benar-benar muak. Ia ingin menyendiri, maka dari itu pergi ke perpustakaan.

"Ini Jysmi kemana yah," gumam Naya mencari pacarnya itu.

Tiba-tiba Rashel memeluk dari belakang, "Sayang ...."

Naya sangat terkejut dan melepaskan pelukan Rashel, "Shel, jangan peluk sembarangan selama di sekolah. Ingat, ada Jysmi."

"Kamu ini gimana sih, katanya hari ini mau mutusin Jysmi."

"Ya aku tahu, tapi jangan begini."

"Kamu mah nggak asyik!" kesal Rashel langsung pergi.

"Eh, sayang, jangan pergi!" ucap Naya mengejar Rashel. Tetapi, saat itu juga dirinya berpapasan dengan Jysmi. "Jysmi," ucapnya terhenti.

Saat Jysmi mau masuk perpustakaan, Naya memanggilnya.

"Jysmi," panggil Naya.

BERSAMBUNG

Lanjutkan Membaca
img Lihat Lebih Banyak Komentar di Aplikasi
Rilis Terbaru: Bab 2 2   02-26 15:13
img
1 Bab 1 1
25/02/2025
2 Bab 2 2
26/02/2025
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY