ng sedikit lebih baik dari tahun 1980-an. Toko-toko di sepanjang pinggir jalan t
n lelaki paruh baya yang mengendarainya
empatnya kumuh, ongkosnya diperkirakan
, mendongak, tersenyum pahit,
ja terlihat ketinggalan zaman dari sudut pandang mana pun. Yang disebut "restoran terbaik" di depan Anda memiliki dinding lua
n, anak tangganya sangat pendek, dan sama sekali tid
ndorong pintu kaca yang kotor itu, tiba-tiba terdengar suara y
alan ke konter, dan bertanya dengan nada
ita itu? Kam
nya sama sekali tidak sopan. Dia sedang memegang telepon seluler nada sentuh di ta
akah Anda puny
ah dan tidak peduli den
bibi bergumam sambil membolak-bali
a begitu tebal sehingga bisa dioleskan ke lebih dari sepuluh roti. Entah dari m
diam. Sekarang, bahkan hotel terkecil pun dikelola oleh komputer, jad
kan hingga dia mengumpat. Hotel yang katanya terbaik ini tidak memiliki jaringan nirkabel, tidak ada jaringan internet, dan bahkan
" Sikap bibiny
egera menutup buku catatannya dan mulai memainkan ponselnya. "Baik
idak ada ka
epon genggamnya tanpa mengangkat ke
an keluar, Zhang Dong sudah merasa marah. Dia berpikir: Sikap macam apa ini? Walau ta
askan amarahnya. Tiba-tiba, seorang pria paruh baya berlari ke pintu dan berkata dengan senyum dan
a uru
a hati yang buruk dan langsung m
unya merupakan hotel terbaik, tetapi sekarang milik negara. Tidak masalah jika Anda lebih atau kurang satu. Kalau tid
lik n
ang bahkan tidak menyala, dan langsung meng
ergi. Aku tidak berani menjalankan toko gelap." Pria paruh baya itu tampaknya
a paruh baya itu cukup dekat d
ini seperti motel, bersih dan nyaman. Meskipun tidak ada pelayan yang menyambut Anda saat masuk, setidaknya t
berteriak dan berlari keluar lagi, seolah-olah dia
tah
, rambut kuncir k
apa yang ad
tu untuk berpikir dengan saksama. Yang paling ia butuh
rti apa yang
eja kasir. Ketika dia mendongak, dia me
elas tahun, muda dan lincah, sangat menarik. Yang langka
ada internet nirkabel?" Zha
eberapa mobil pun. Dia benar-benar tidak tahu apakah
emil
tetapi tetap berkata dengan sabar: "Tuan, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan terlebih dahulu. Tarif kamar kami relatif ti
apa yang ad
encang: Mungkinkah kita bertemu
butuh ni
erkata sambil mengetik di keyboard, "Ada kamar di lantai tiga d
tu s