img Gadis Perawan Untuk CEO  /  Bab 1 Peristiwa Mengerikan | 0.41%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

Penulis: Nietha_setiaji
img img img

Bab 1 Peristiwa Mengerikan

Jumlah Kata:1275    |    Dirilis Pada: 17/02/2022

ng diiringi semilir angin. Sesekali bulu kuduknya berdiri,

mnya. Biasanya ketika dia lembur, ada sang ayah yang dengan setia menjemputnya, walau hanya dengan berjalan kaki. Kali ini dia tidak bisa mengh

angkah Devanka mulai pelan, dia merasa ada seseorang yang tengah membuntutinya. Rasa takut menyerang perlahan dan dia bersiap untuk seg

a hanya sebatas kecil, seseorang yang menyergap tubuhnya jauh lebih besar dan kekuatannya luar biasa. Tubuh Devanka tersungkur ke tanah

tau semua hanyalah percuma. Tangan Devanka ditarik dengan begitu kasar, tubuhnya berguling g

Devanka. Tidak ada satu orangpun yang mendengar, Devanka han

n membuat tubuhmu menggelinjang dan akan aku nikmati senti demi senti kulitmu yang mulus itu.

nya. Usianya kisaran lima puluh tahun, dan Devanka mula ingat dengan wajah itu. Itu adalah Tuan Santoso, tetangga sebelah rumah yang sering menatapnya dengan senyum ramah lewat jendel

semua kejadian ini," ucap Devanka mengiba dengan suara yang ter

hanya disinari lampu bohlam kecil yang tergamtung di ujung gedung, semakin membuat su

padaku," ucap Devanka lirih sambil ter

n menyia nyiakannya, aku sudah mengintaimu sejak lama,"

ar dari mulut pria paruh baya itu. Sepertinya pria itu sedang mabuk. Menemukan fakta itu, tubuh Devanka mulai lemas, seberapa besar usahanya untuk lepas dari pria itu sepertinya

nuh nafsu, matanya berbinar merah dan seolah

gan lakukan ini," pi

akan, kau akan sangat ketagihan seperti candu dan setelah ini kau akan meminta dengan senang hati kepadaku,

wan seumur hidupku dan aku akan mendap

tau bisa dibilang keperawanan anak anaknya. Bagi mereka, menjaga keperawanan anak gadisnya di tengah perkembangan jaman yang mulai gila ini adalah sebuah keharusan apalagi sudah meru

juang mati matian untuk menjaga keperawanan anak gadis yang lahir di kelua

a keperawanan alat kelaminnya dalam artian selaput dara yang masih tersegel utuh, namun juga seluruh tubuhnya. Perempuan dari keluarga Lumawi yan

inan. Tuan Santoso menatap ke arah bibir itu, bibir tipis berwarna merah muda itu adalah bibir perawan yang tidak pernah dikecup oleh pria manapun, betapa berun

kan menimpanya, haruskah dia menjadi musibah bagi keluarganya karena tidak mampu menjaga keperawanannya. Di

u!" teria

lakukan aku seperti ini Tuan Santoso," teriak

evanka, kenapa kau malah memilih kematian,

dinya, teriakan ketakutan yang penuh dengan kenestapaan. Matanya tertutup, mulai terlintas bayangan masa depan, betapa hancurnya hidupnya setelah ini. Dia akan me

yang diiringi dengan teriakan keras kesakitan. Devanka memberanikan diri me

oso dengan pukulan keras menggunakan balok kayu panjang. Melihat ayahnya, Devanka segera berlari dan memeluk pria paruh ba

bernama pak Sabto Lumawi, keturunan Jawa dari keluarga Lumawi. Dia akan berusaha mati matia

n pulang selarut ini lagi, ayah tidak in

penyimpanan, ayah sudah mencarimu di sana, tapi katanya kau sudah pulang. Kau tau betapa

lirih sambil terus me

jadi meremukkan masa depannya. Dia tidak haru

img

Konten

Bab 1 Peristiwa Mengerikan Bab 2 Setelah Peristiwa Itu Bab 3 Satu Perawan Bab 4 Pencarian Bab 5 Hanya Peran Bab 6 Seperti Sayembara
Bab 7 Pencarian Selanjutnya
Bab 8 Pencarian Selanjutnya part 2
Bab 9 Matahari Sore
Bab 10 Takdir
Bab 11 Gadis Cantik Itu
Bab 12 Perbincangan Serius
Bab 13 Masih Ada Rasa
Bab 14 Salah Mengenali
Bab 15 Sahabat
Bab 16 Gadis Istimewa
Bab 17 Godaan Monalisa
Bab 18 Tidak Hari Ini
Bab 19 Begitu Nikmatnya
Bab 20 Rasa Penasaran
Bab 21 Trend Baru
Bab 22 Pose Menantang
Bab 23 Seperti Ratu
Bab 24 Getaran
Bab 25 Tak Ada Getaran
Bab 26 Persaingan
Bab 27 Tawa Keheranan
Bab 28 Selalu Ada Alasan
Bab 29 Sesak Itu Datang Lagi
Bab 30 Sulit lepas Dari Kehidupan Kelam
Bab 31 Senyum (bukan kaum misquin tetapi kaum umum)
Bab 32 Pesona Monalisa
Bab 33 Menjadi Orang Biasa
Bab 34 Menjadi orang biasa part 2
Bab 35 Kecurigaan Monalisa
Bab 36 Seperti Bintang
Bab 37 Sisi Lembut Reynold
Bab 38 Godaan Panas yang Mendingin
Bab 39 Masalah Hidup
Bab 40 Salah Jalan
Bab 41 Sebuah Perinsip
Bab 42 Peristiwa Kelam
Bab 43 Delapan Tahun Lalu
Bab 44 Menyembunyikan Jati Diri
Bab 45 Kemewahan
Bab 46 Kencan Pertama
Bab 47 Ingatan Lama
Bab 48 Cinta Adalah Candu
Bab 49 Rahasia Besar
Bab 50 Tantangan Besar
Bab 51 Terbukanya Rahasia Besar
Bab 52 Foto Lama
Bab 53 Prahara
Bab 54 Lukisan itu
Bab 55 Kenyataan Pahit
Bab 56 Perjuangan dimulai
Bab 57 Perjuangan Reynold
Bab 58 Monalisa oh Monalisa
Bab 59 Menyelami Hati Devanka
Bab 60 Berjuang Meluluhkan Hati Devanka
Bab 61 Tempat terindah untuk yang terindah
Bab 62 Persahabatan di masa lalu
Bab 63 Kelicikan Monalisa
Bab 64 Kekecewaan Reynold
Bab 65 Kecurangan Monalisa
Bab 66 Sesak itu kembali datang
Bab 67 Pencarian
Bab 68 Misteri Yayasan
Bab 69 Misteri Yayasan yang didatangi Devanka
Bab 70 Semua mulai jelas
Bab 71 Hati Tulus Devanka
Bab 72 Nori
Bab 73 Nori said "karma is real"
Bab 74 Tubuh indah Monalisa
Bab 75 Saat Bahagia
Bab 76 Kakek Hamzah dan pak Lumawi
Bab 77 Kemarahan Monalisa
Bab 78 Kebencian Monalisa
Bab 79 Sebuah Rencana Jahat
Bab 80 Keputusan Reynold
Bab 81 Semua berenang di kepala
Bab 82 Cinta pertama anak perempuan
Bab 83 Pernikahan Agung Part 1
Bab 84 Keajaiban tangan Rudy Hun
Bab 85 Pernikahan Agung Part 2
Bab 86 Pernikahan Agung Part 3
Bab 87 Misteri penusukan di pesta pernikahan
Bab 88 Tegap Langkah Monalisa
Bab 89 Genggaman Tangan Suami
Bab 90 Malam Pertama Sebagai Seorang Istri
Bab 91 Pertemuan Sekretaris Pete dan Monalisa
Bab 92 Jebakan Monalisa
Bab 93 Kelicikan Monalisa
Bab 94 Kemarahan Reynold
Bab 95 Penyamaran Nori Terbongkar
Bab 96 Kamar Pengantin
Bab 97 Rasa Penasaran Pak Lumawi dan Penemuan Pelaku Penusukan
Bab 98 Penyergapan
Bab 99 Tidur Satu Ranjang
Bab 100 Menjelang Malam Pertama Sang Perawan
img
  /  3
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY